Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Arus WNA Meningkat, Imigrasi Batam Perketat Pengawasan Pasca Lebaran

Abdul Azis Maulana • Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kharisma Rukmana. F. Dok. Batam Pos
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kharisma Rukmana. F. Dok. Batam Pos

batampos – Pergerakan warga negara asing (WNA) di Batam kembali meningkat usai libur Idulfitri. Mengantisipasi potensi pelanggaran, Kantor Imigrasi Batam memperketat pengawasan di sejumlah titik strategis.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kharisma Rukmana, mengatakan pengawasan dilakukan secara rutin dan insidentil melalui operasi lapangan.

“Fokus kami memastikan WNA berada dan beraktivitas sesuai izin tinggal,” ujarnya, Rabu (25/3).

Pengawasan tidak hanya dilakukan di dalam wilayah, tetapi dimulai sejak pintu masuk. Pemeriksaan dokumen perjalanan dan izin tinggal diperketat di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

Sejumlah kawasan dengan aktivitas WNA tinggi menjadi prioritas, seperti kawasan industri, proyek konstruksi, kawasan ekonomi khusus (KEK), hingga destinasi wisata.

“Kawasan ini memiliki potensi pelanggaran lebih tinggi, sehingga menjadi fokus pengawasan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Imigrasi Batam menggandeng Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

“Koordinasi lintas instansi membuat pengawasan lebih efektif,” ujarnya.

Selain pengawasan lapangan, penguatan juga dilakukan melalui sistem teknologi. Imigrasi memaksimalkan penggunaan autogate serta sistem keimigrasian untuk memverifikasi data penumpang.

Koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah lembaga seperti BP2MI, otoritas pelabuhan, dan kepolisian guna memastikan lalu lintas orang di pintu masuk internasional berjalan sesuai aturan.

Sebagai wilayah perbatasan yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, Batam menjadi salah satu pintu masuk internasional tersibuk di Indonesia. Kondisi ini membuat pengawasan keimigrasian harus dilakukan lebih ketat, terutama saat mobilitas meningkat.

“Pengawasan diperkuat di seluruh TPI, baik pelabuhan maupun bandara,” tutupnya. (*)

Editor : M Tahang
#imigrasi batam #warga negara asing