Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bertahan Sendiri Berjualan di Lantai Pasar Encik Puan Perak

Tunggul Manurung • Jumat, 10 Mei 2024 | 17:28 WIB

Pedagang ayam kampung, Ari, saat akan menutup kiosnya di lantai II Blok D Pasar Encik Puan Persk, Rabu (8/5).
Pedagang ayam kampung, Ari, saat akan menutup kiosnya di lantai II Blok D Pasar Encik Puan Persk, Rabu (8/5).
batampos-Kondisi Pasar Baru Tanjungpinang atau sekarang berganti nama dengan Pasar Encik Puan Perak yang sepi dari pedagang ternyata menyimpan semangat dari pedagang yang bertahan.

Yaitu seorang pedagang ayam kampung yang menempati salah satu kios di lantai II Blok D, Ari, mengaku hanya sendirian mengisi gedung dua lantai tersebut sejak beberapa hari belakang.

“Kalau di lantai dua ini kami sendiri saja, sudah dua minggu sendiri jualan di lantai II Ini,” kata Ari, Rabu (8/5).

Dikatakan Ari, sebelumnya di lantai II Blok D itu ada beberapa pedagang ayam potong lainnya yang juga berjualan. Namun karena sepi pembeli dan akhirnya kembali ke Pasar KUD.

“Kemarin di bagian belakang lantai II ini ada pedagang lain, tapi sudah pindah semua tinggal saya sendiri,” tuturnnya.

Selain itu, sembilan pedagang ayam potong yang berjualan di lantai I Blok D itu juga memilih untuk pindah ke Pasar KUD dengan alasan yang sama.

“Sekarang kayaknya cuma saya sendiri yang jualan di Blok D ini,” sebutnya.

Meski demikian, Ari, menyebut tidak berniat untuk pindah ke Pasar KUD karena peminat ayam kampung miliknya tetap ada, walaupun hanya sendirian berjualan di tempat itu.

“Saya tetap di sini saja, rezeki pasti ada. Buktinya ada terus orang yang beli ke sini,” ucap Ari.

Dibandingkan di Pasar Relokasi Puan Ramah tempatnya berjualan sebelumnya, tampatnya berjualan saat ini masih lebih baik, setiap hari selalu ada orang yang berbelanja.

“Mending di sini sih, dari pada di pasar relokasi kemarin,” ucapnya.

Ia menambahkan, pasar itu akan ramai jika semua pedagangnya kompak untuk kembali pindah. Menurutnya selama masih banyak yang berjualan di lorong gambir dan trotoar tiga gedung Pasar Encik Puan Perak itu akan sepi dari pembeli.

“Kuncinya satu aja. Pedagang harus kompak untuk pindah,” tutupnya. (*)


Reporter: Peri Irawan

Editor : Tunggul Manurung