batampos- Dinas Perhubungan (Dishub) Karimun resmi mengeluarkan surat pemberitahuan tentang penutupan sementara tidak beroperasinya pelabuhan penyeberangan Roll on-Roll off (RoRo) Parit Rempak yang mulai tidak beroperasi pada 14 September hingga 28 Desember mendatang.
Plt kepala Dishub Karimun Syahimi Sulaiman mengatakan, tidak beroperasinya sementara dikarenakan ada pekerjaan yang membutuhkan waktu dan fokus. Sehingga demi menjaga keselamatan dan kelancaran pekerjaan dalam perbaikan jembatan Movable Brigde (MB) dan pekerjaan ruang mesin Enginering Movable Brigde (MB) serta pemasangan fender.
" Untuk tujuan Pekanbaru atau Sungai Pakning kapal RoRo terakhir beroperasi Rabu malam. Dan, nanti tidak ada lagi beroperasi untuk ke berbagai wilayah termasuk Batam, Pinang dan Kundur,'' terangnya, Rabu (11/9).
Namun demikian, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Perum Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Perum ASDP) yang sedang melalui survey lapangan untuk mencari alternatif. Sehingga, dapat melayari kembali kapal RoRo nantinya.
" Alhamdulillah, untuk rehab total Karimun dapat cukuran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp12 miliar lebih untuk perbaikan secara totol di pelabuhan RoRo,'' ujarnya.
Sementara salah warga Karimun Ice merasa kecewa dengan tidak beroperasinya kapal RoRo tersebut. Sebab, jalur transporasi melalui kapal RoRo itulah yang sangat murah biayanya. Dan, bisa menikmati pemandangan laut saat berlayar.
" Kecewa jugalah, seharusnya pihak pemerintah sudah ada rencana alternatif. Cukup lama juga 4 bulan bang, sedangkan saya sering berangkat menggunakan kapal RoRo,'' keluhnya.(*)
Editor : Tunggul Manurung