Batampos - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memuji peran Kabupaten Kepulauan Anambas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Apresiasi itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026) lalu.
Tito mengatakan, meski berada di wilayah terluar Indonesia, Anambas mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi dibanding daerah lain di Kepri.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas pada Triwulan IV tahun 2025 mencapai 17,36 persen.
Sementara secara keseluruhan sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut tercatat sebesar 15,54 persen.
“Walaupun Anambas berada jauh di daerah terluar, pertumbuhan ekonominya sangat baik dan patut kita apresiasi,” ujar Tito dalam rapat tersebut.
Capaian itu menempatkan Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.
Angka tersebut bahkan melampaui daerah lain seperti Natuna yang mencatatkan pertumbuhan 10,49 persen.
Kemudian disusul Batam sebesar 6,76 persen, Bintan 6,43 persen, Karimun 5,44 persen, Lingga 3,53 persen, dan Tanjungpinang 3,31 persen.
Meski demikian, Tito menyebut secara umum seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif sepanjang tahun 2025.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh daerah untuk terus meningkatkan perekonomian. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak