Batampos - Pemerintah pusat menjadikan Provinsi Kepulauan Riau sebagai wilayah prioritas pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Sedikitnya, 100 kampung nelayan disiapkan sebagai bagian dari program strategis nasional di sektor kelautan dan perikanan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad usai mengikuti rapat Pemenuhan Kelengkapan Persyaratan dan Pemantapan Data Usulan Pembangunan KNMP di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (19/5/2026).
Menurut Ansar, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono menilai program KNMP sangat relevan diterapkan di wilayah kepulauan seperti Kepri.
“Pak Menteri KKP RI meminta Kepri menyiapkan sedikitnya 100 calon Kampung Nelayan Merah Putih, karena beliau menilai program ini sangat potensial dikembangkan di wilayah kepulauan seperti Kepri,” kata Ansar.
Ansar menjelaskan, program tersebut dinilai cocok diterapkan di Kepri karena sekitar 98 persen wilayahnya merupakan lautan dan sebagian besar masyarakat bergantung pada sektor kelautan dan perikanan.
Baca Juga: Jelang Iduladha, Stok Ayam di Bintan Capai 458 Ribu Ekor
“Program ini sangat cocok untuk meningkatkan standar hidup nelayan di Kepri. Karena itu saya meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota benar-benar mendukung dan menuntaskan program ini,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh pemerintah daerah memastikan kesiapan lokasi pembangunan KNMP, mulai dari legalitas lahan milik pemerintah daerah, akses jalan, jaringan listrik hingga ketersediaan air bersih.
“Saya meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota memastikan kesiapan pembangunan, mulai dari legalitas lahan milik pemda hingga listrik dan akses jalan,” ujar Ansar.
Program KNMP sendiri menjadi salah satu program prioritas nasional dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak