Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Aplikator Dinilai Langgar SK Tarif, Driver Online Batam Minta Gubernur Kepri Turun Tangan

Mohamad Ismail • Kamis, 21 Mei 2026 | 14:02 WIB
Ratusan driver online asal Batam saat melakukan aksi di depan pintu masuk Kantor Gubernur Kepri, Rabu (20/5). F. Mohamad Ismail/Batam Pos
Ratusan driver online asal Batam saat melakukan aksi di depan pintu masuk Kantor Gubernur Kepri, Rabu (20/5). F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Ratusan driver online dari Kota Batam mendatangi Kantor Gubernur Kepulauan Riau di Dompak, Tanjungpinang, Rabu (20/5). Mereka menuntut pemerintah daerah menindak aplikator yang dinilai belum menerapkan tarif sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri Nomor 1003 Tahun 2023.

Ketua Aliansi Driver Online Kota Batam, Jefri mengatakan, hingga kini tarif yang diterapkan aplikator masih berada di bawah ketentuan pemerintah daerah.

Menurutnya, dalam SK tersebut tarif roda empat ditetapkan Rp18 ribu untuk tiga kilometer pertama dan tambahan Rp6 ribu untuk tiga kilometer berikutnya. Sedangkan tarif roda dua ditetapkan Rp10 ribu untuk empat kilometer.

Baca Juga: SPMB Batam 2026 Dimulai, Tes Calistung Masuk SD Resmi Dilarang

“Namun saat ini aplikator masih menerapkan tarif di bawah ketentuan. Ada yang hanya Rp4 ribu sampai Rp6 ribu,” ujar Jefri.

Ia menyebut kedatangan para driver online ke Kantor Gubernur Kepri bertujuan meminta pemerintah turun tangan terhadap persoalan tarif tersebut. Namun massa mengaku kecewa karena Gubernur Kepri tidak menemui mereka secara langsung.

Meski demikian, pihaknya berharap gubernur dapat menjadwalkan pertemuan dengan para driver online di Batam untuk membahas persoalan tarif dan kondisi kerja pengemudi aplikasi.

“Kami ingin ada kejelasan terkait tarif. Jangan sampai masyarakat bayar mahal, tapi driver menerima sangat kecil,” katanya.

Baca Juga: Polda Kepri Serukan Persatuan dan Literasi Digital pada Harkitnas ke-118

Jefri menegaskan, apabila tidak ada respons dari pemerintah daerah, pihaknya siap menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar.

“Kalau tetap tidak ada tanggapan, lebih dari 4.000 driver akan turun ke jalan untuk memperjuangkan hak kami,” tegasnya. (*)

Editor : M Tahang
#aplikator ojol #SK tarif ojol #gubernur kepri #Driver Online Batam