Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pendaftar Tembus 8.000 Siswa, Disdik Kepri Sebut Server SPMB Sempat Kewalahan

Mohamad Ismail • Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB
Kepala Disdik Kepri, Andi Agung. F. Dok. Batam Pos
Kepala Disdik Kepri, Andi Agung. F. Dok. Batam Pos

Batampos - Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat antusiasme tinggi masyarakat pada hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026, dimana jumlah pendaftar SMA dan SMK telah mencapai sekitar 8.000 calon siswa, Kamis (11/6/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, mengatakan lonjakan akses pada jam-jam awal pendaftaran menjadi penyebab utama gangguan server yang sempat dikeluhkan masyarakat.

“Semua berebut masuk pada saat yang sama. Kita buka pukul 08.00 WIB dan hingga sekarang sudah sekitar 8.000 calon siswa yang mendaftar. Insyaallah skema sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Andi menjelaskan, sistem kini berangsur normal dan proses pendaftaran tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru melakukan pendaftaran pada hari pertama.

SPMB SMA dan SMK di Kepri masih dibuka hingga 14 Juni mendatang. Dengan waktu yang masih tersedia, calon peserta didik diharapkan tetap tenang apabila mengalami kendala teknis saat mengakses sistem.

Berdasarkan data sementara, jumlah pendaftar SMK telah melampaui 4.000 orang. Sementara itu, pendaftar SMA mendekati angka 4.500 orang.

“Sekarang ini SMK sudah 4 ribuan, sedangkan SMA hampir 4.500 pendaftar. Semua data berjalan secara real time,” jelas Andi.

Sementara itu, SMA Negeri 2 Tanjungpinang tahun ini menyediakan kuota sebanyak 432 siswa. Kuota tersebut terbagi dalam beberapa jalur penerimaan, yakni jalur domisili berdasarkan jarak dan TKA sebesar 35 persen, jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi 30 persen, serta jalur mutasi sebesar 5 persen.

Dengan tingginya jumlah pendaftar pada hari pertama, Disdik Kepri optimistis pelaksanaan SPMB tahun 2026 tetap berjalan lancar setelah sistem kembali stabil. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#pendidikan #Disdik Kepri #spmb