Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan, Orangtua Sempat Sarankan untuk Menyerahkan Diri ke Polisi

Sandi Pramosinto • Selasa, 22 Juli 2025 | 08:00 WIB

 

Polisi berada di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Muhammad Sani dan juga tampak pihak keluarga korban ramai menunggu untuk membawa pulang jenazah Anak korban pembunuhan.
Polisi berada di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Muhammad Sani dan juga tampak pihak keluarga korban ramai menunggu untuk membawa pulang jenazah Anak korban pembunuhan.

batampos- Jajaran kepolisian di Kabupaten Karimun masih melakukan penyelidikan atau
memburu seorang berinisial Ar yang menjadi tersangka diduga melakukan tindak pidana
pembunuhan terhadap Mardiana alias Anan, 19 yang tidak lain adalah istrinya.

Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa yang dikonfirmasi Batam Pos mengatakan,
kasus penemuan mayat perempuan tersebut sedang dalam penyelidikan polisi. ''Kita masih
lakukan penyelidikan dan segera akan diungkap,'' tegasnya.

Anto, orang tua terduga pelaku sekaligus mertua dari korban yang ditemui di RSUD Muhammad Sani mengatakan, pada saat anaknya datang ke rumah dan bilang bahwa anaknya itu sudah menikam Ana.

''Dia tidak bisa membunuh. Cuma bilang Pak saya sudah tikam Ana itu saja. Selanjutnya, saya bilang serahkan diri nak, tapi tidak dihiraukan. Dari situ saya ajak keluarga dan rekan untuk mengantarkan kami ke Polres Karimun untuk buat laporan,'' jelasnya.

Untuk permasalahan rumah tangga antara anak dan menantunya, Anto menyebutkan, dia sama sekali tidak tahu. Karena, tidak tinggal satu rumah. Anak dan menantunya tinggal di Kampung Baru, Kecamatan Tebing. Dan, dia tinggal di Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun. Dari perkawinan anaknya dengan korban sudah memiliki seorang anak berusia 3 tahun. Saat ini, diasuh oleh kakak korban.

Informasi yang dihimpun Batam Pos, peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Minggu (20/7) malam dan mayat Mardiana alias Ana yang penuh luka di wajah dan, leher dan punggung baru ditemukan pada Senin (21/7) pagi pukul 06.30 WIB. Tepatnya, di RT 004/ RW 001, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing. Dan, lokasi penemuan mayat tidak jauh dari SMA Negeri 1 Karimun.

Laporan awal diberikan oleh seorang pelajar SMA Negeri 1 dari dalam kelas yang melihat ada
orang yang tergeletak di jalan tanah. Kemudian, hal ini disampaikan kepada rekan pelajar lainnya dan pihak sekolah. Sehingga, laporan sampai kepada pihak kepolisian. Pada saat dilakukan evakuasi wajah korban penuh luka dan berdarah-darah. Hasil visum ditemukan bekas tusukan benda tajam di bagian wajah, punggung dan belakang leher. Bahkan, dikabarkan ada belasan tusukan di tubuh korban. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#pembunuhan