batampos- Harga cabai merah yang dijual di Pasar Puan Maimun, Tanjungbalai Karimun
masih mahal. Per kilogram dijual dengan harga Rp90 ribu. Berbeda jauh dengan jenis cabai
lainnya. Seperti cabai rawit dan cabai hijau.
Eri, salah seorang pedagang di Pasar Puan Maimun kepada Batam Pos, Kamis (16/10)
mengatakan, cabai merah yang dijual saat ini rata-rata cabai merah Jawa.
'' Masih mahal dan tinggi harga cabai merah saat ini. Harganya RP90 ribu per kg. Salah satu penyebab masih mahalnya harga cabai merah karena pasokannya yang berkurang,'' ujarnya.
Biasanya, tambah Eri, jika cabai merah harganya tinggi, maka akan diikuti dengan harga cabai lainnya. Tapi, kenyataannya Tidak. Seperti harga cabai hijau Rp50 ribu per kg dan harga cabai rawit Rp45 ribu per kg. Harga kedua cabai ini masih stabil. Penyebab harga cabai merah masih tinggi karena pasokannya yang berkurang.
''Saat ini pasokan cabai merah yang ada dijual di Tanjungbalai Karimun berkurang sekitar 35
persen. Ini mungkin menurut saya yang menyebabkan harganya tinggi. Jika kami ditanya konsumen kenapa tidak mengambil cabai merah dari Padang, maka perlu diketahui harga cabai merah di sana (Padang, red) juga tinggi. Harganya Rp80 ribu per kg. Jika sampai di Tanjungbalai Karimun mau jual berapa harganya,'' jelasnya.
Dengan tingginya harga cabai merah saat ini, lanjut Eri, dia tidak berani mengambil dari pemasok dalam jumlah banyak. Paling-paling hanya belasan kilogram saja. Memang, setiap hari ada saja konsumen yang beli cabai merah.
Tapi, jarang yang membeli dalam jumlah banyak. Misalnya, sekali beli satu atau dua kilogram. Kecuali jika yang beli sebanyak itu pedagang warung untuk dijual kembali. (*)
Editor : Tunggul Manurung