KM Kelud Kembali Singgahi Karimun, Transportasi Laut Masih Jadi Pilihan Utama Warga
Tri Haryono• Selasa, 13 Januari 2026 | 15:45 WIB
KM Kelud kembali berlayar paska arus mudik dan balik tahun baru 2026.f.TRI HARYONO/Batam Pos
Batampos - Kapal Motor (KM)KeludmilikPT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Perserokembali melayani ruteTanjung Balai Karimun–Tanjung Priok JakartadanBelawan Medan. Kehadiran kembali KM Kelud disambut antusias masyarakat Karimun, setelah sebelumnya kapal tersebut tidak menyinggahi Pelabuhan Tanjung Balai Karimun pada arus balik Tahun Baru 2026.
Officer Operasi dan Pelayanan Pelni Tanjung Balai Karimun,Dedek Prayudi, mengatakan KM Kelud kini kembali beroperasi melayani penumpang dari dan menuju Karimun.
“Alhamdulillah, jumlah penumpang yang turun dari Jakarta cukup banyak, mencapai 123 orang. Sementara penumpang yang berangkat menuju Belawan Medan sebanyak 65 orang,” ujar Dedek, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya,transportasi laut masih menjadi primadona masyarakat, terutama bagi warga yang bepergian jarak jauh dengan biaya terjangkau. Minat masyarakat juga dipengaruhi oleh kebijakan stimulus ekonomi dari PT PELNI (Persero) sepanjang tahun 2025.
“PELNI sempat memberikan stimulus tarif dua kali, yakni pada Juni–Juli sebesar 50 persen dan di akhir tahun sebesar 20 persen hingga 10 Januari 2026,” jelas Dedek.
Ia menegaskan, hingga saat iniharga tiket KM Kelud tujuan Jakarta maupun Medan belum mengalami kenaikan. Mayoritas penumpang yang berangkat menuju Jakarta merupakan pelajar dan keluarga yang kembali setelah libur Tahun Baru dan libur sekolah.
“Sampai sekarang harga tiket masih stabil. Rata-rata penumpang adalah pelajar dan keluarga yang habis liburan,” ungkapnya.
Dedek menambahkan, sebelum KM Kelud kembali beroperasi, Pelni sempat menyiapkan kapal penggantiKM Nggapulupada awal tahun untuk melayani penumpang dari Jakarta dan Medan. Adapun jadwal singgah KM Kelud di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun tetapsatu kali dalam sepekan.
“Di akhir bulan ini jadwal akan kembali normal. Kami juga siap menghadapi bulan suci Ramadan dan arus mudik Lebaran untuk melayani masyarakat Karimun tujuan Jakarta dan Medan,” ujarnya.
Pantauan diPelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimunsekitar pukul 13.00 WIB, penumpang KM Kelud diangkut menggunakan dua unit kapal, yakniKM Gandha Nusantara 08 dan 09, menuju KM Kelud yang tidak dapat bersandar langsung di pelabuhan tersebut.
Salah seorang penumpang asal Karimun,Suherwati, berharap KM Kelud ke depan dapat bersandar langsung di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun.
“Harapannya KM Kelud bisa sandar langsung. Dari dulu sampai sekarang sudah berganti bupati, kapal ini masih belum bisa sandar,” keluhnya.
Dengan kembali beroperasinya KM Kelud, masyarakat Karimun berharap layanan transportasi laut semakin optimal dan mampu menunjang mobilitas warga menuju Jakarta maupun Medan. (*)