Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Harvard University Terapkan Aturan Baru, Nilai A Tak Lagi Mudah Didapat

Juliana Belence • Jumat, 22 Mei 2026 | 18:15 WIB
Harvard membatasi Nilai A. (x.com/PiQNewswire)
Harvard membatasi Nilai A. (x.com/PiQNewswire)

batampos - Harvard University resmi menyetujui aturan baru yang membatasi pemberian nilai A kepada mahasiswa sarjana. Kebijakan tersebut menjadi langkah besar Harvard dalam mengatasi fenomena grade inflation atau inflasi nilai yang selama bertahun - tahun dianggap membuat nilai akademik kehilangan makna.

Mulai musim gugur 2027, dosen Harvard hanya diperbolehkan memberikan nilai A kepada maksimal 20 persen mahasiswa dalam satu kelas ditambah hingga empat mahasiswa tambahan.  Kebijakan disetujui melalui voting fakultas dengan hasil 458 suara mendukung dan 201 menolak.

Harvard mengambil langkah tersebut karena nilai A di kampus itu meningkat tajam dalam dua dekade terakhir. Data internal menunjukkan nilai A hanya sekitar 24 persen pada 2005, namun naik menjadi sekitar 60 persen pada 2025.

Dean of Undergraduate Education Harvard, Amanda Claybaugh, menyebut inflasi nilai telah merusak budaya akademik karena membuat mahasiswa cenderung memilih mata kuliah yang lebih aman demi mempertahankan nilai tinggi. 

Harvard berharap sistem baru dapat mengembalikan makna nilai akademik sebagai pembeda prestasi mahasiswa. Harvard juga akan mengganti sistem penghargaan berbasis GPA dengan sistem average percentile rank atau peringkat persentil rata - rata mahasiswa dibanding teman sekelasnya. 

Baca Juga: 9 WNI Peserta Flotilla Gaza Segera Dipulangkan, Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turkiye

Sistem baru itu akan dipakai untuk menentukan penghargaan dan kehormatan akademik internal kampus. Kebijakan baru tersebut memicu perdebatan besar di kalangan mahasiswa dan akademisi.

Banyak mahasiswa menilai aturan itu dapat meningkatkan tekanan akademik serta memperburuk persaingan di lingkungan kampus yang sudah sangat kompetitif. 

Survei mahasiswa Harvard bahkan menunjukkan sekitar 85% responden menolak pembatasan nilai A. Sejumlah profesor mendukung kebijakan itu karena dianggap perlu untuk menjaga integritas akademik. 

Harvard juga disebut menjadi salah satu universitas elite pertama di Amerika Serikat yang mengambil langkah besar untuk mengatasi inflasi nilai secara resmi.(*)

Editor : Juliana Belence
#Harvard University #nilai A #kebijakan #dosen #2027