batampos - Banyak orang memilih mandi pada malam hari untuk menghilangkan rasa lelah setelah beraktivitas seharian. Namun, karena sudah mengantuk atau terburu-buru ingin beristirahat, sebagian orang langsung tidur meski rambut masih dalam kondisi basah.
Padahal, kebiasaan tersebut tidak dianjurkan. Rambut yang masih basah lebih rentan mengalami kerusakan, sementara kulit kepala yang lembap dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai gangguan kesehatan.
Secara umum, rambut yang basah memiliki lapisan kutikula yang lebih terbuka sehingga lebih mudah rusak akibat gesekan dengan bantal saat tidur. Kondisi ini dapat menyebabkan rambut menjadi rapuh, mudah patah, bercabang, hingga kusut.
Selain itu, kelembapan yang terperangkap di kulit kepala juga dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme tertentu.
Baca Juga: Tarif Baru Tiket KM Kelud dari Batam Resmi Berlaku, Cek Harga ke Belawan, Tanjung Priok, dan Karimun
Mengutip English Jagran, berikut empat dampak yang dapat terjadi jika Anda terbiasa tidur dengan rambut masih basah.
1. Rambut Lebih Mudah Patah
Rambut berada dalam kondisi paling rapuh ketika masih basah. Saat kepala bergesekan dengan bantal sepanjang malam, batang rambut lebih mudah patah dan mengalami kerusakan.
Jika kebiasaan ini terus dilakukan, rambut dapat tampak lebih tipis dan kehilangan kekuatannya.
2. Meningkatkan Risiko Iritasi Kulit Kepala
Kulit kepala yang terus-menerus lembap akibat rambut basah dapat memicu iritasi. Kelembapan yang bercampur dengan keringat juga berpotensi memperparah munculnya ketombe dan rasa gatal pada kulit kepala.
Menjaga kulit kepala tetap bersih dan kering menjadi salah satu cara penting untuk mengurangi risiko tersebut.
3. Memicu Pertumbuhan Jamur
Lingkungan yang lembap merupakan kondisi ideal bagi pertumbuhan jamur. Tidur dengan rambut yang belum kering dapat meningkatkan risiko berkembangnya jamur pada kulit kepala, terutama jika kebiasaan ini dilakukan berulang kali.
Infeksi jamur pada kulit kepala dapat menimbulkan rasa gatal, kemerahan, hingga gangguan kesehatan rambut apabila tidak ditangani.
4. Rambut Menjadi Kusut
Rambut basah memiliki tingkat elastisitas yang lebih tinggi sehingga lebih mudah saling melilit saat bergesekan dengan bantal.
Akibatnya, rambut menjadi kusut dan lebih sulit disisir keesokan harinya. Memaksakan menyisir rambut yang kusut juga dapat meningkatkan risiko rambut patah.
Tips Agar Rambut Tetap Sehat Sebelum Tidur
Untuk mengurangi risiko kerusakan rambut, pastikan rambut sudah benar-benar kering sebelum tidur. Jika harus tidur dalam waktu singkat setelah keramas, keringkan rambut menggunakan handuk berbahan lembut atau pengering rambut dengan suhu sedang.
Bila rambut panjang, Anda juga dapat mengepangnya secara longgar agar tidak mudah kusut selama tidur. Selain itu, usahakan kamar tidur memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak terlalu lembap sehingga kulit kepala tetap kering dan sehat.
Meski tidur dengan rambut basah tidak selalu menyebabkan masalah pada setiap orang, mengeringkan rambut terlebih dahulu sebelum beristirahat merupakan kebiasaan yang lebih baik untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala dalam jangka panjang. (*)
Editor : Putut Ariyo