batampos – Perawatan kulit tidak selalu harus dilakukan dengan produk yang mahal. Sejumlah bahan yang mudah ditemukan di rumah juga kerap digunakan dalam perawatan kulit secara sederhana.
Salah satunya adalah kentang. Selain menjadi bahan pangan, kentang mengandung berbagai nutrisi, termasuk vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan yang berpotensi mendukung kesehatan kulit.
Kentang pun cukup populer digunakan dalam perawatan rumahan. Sari atau irisan kentang, misalnya, kerap dimanfaatkan untuk memberikan sensasi menyegarkan, terutama pada kulit wajah.
Namun, perlu dipahami bahwa penggunaan bahan alami pada kulit tidak otomatis berarti aman atau efektif untuk semua orang. Bukti ilmiah mengenai manfaat kentang sebagai bahan skincare rumahan juga masih terbatas.
Dilansir dari English Jagran, berikut sejumlah cara menggunakan kentang yang dapat dicoba sebagai bagian dari perawatan kulit wajah.
1. Sari Kentang untuk Kulit dengan Bintik Hitam
Kentang mentah dapat digunakan dalam bentuk sari untuk perawatan pada area kulit yang memiliki bintik hitam atau tampak mengalami hiperpigmentasi.
Cara membuatnya cukup sederhana. Parut kentang mentah atau haluskan menggunakan blender, kemudian peras dan saring hingga menghasilkan sari.
Gunakan kapas atau ujung jari yang bersih untuk mengoleskan sari kentang pada area kulit yang ingin dirawat. Diamkan sekitar 10 menit, kemudian bilas menggunakan air bersih.
Penggunaan bahan ini sebaiknya tidak dilakukan pada kulit yang sedang mengalami luka atau iritasi.
2. Irisan Kentang untuk Area Bawah Mata
Irisan kentang yang telah didinginkan juga kerap digunakan sebagai kompres sederhana untuk area bawah mata.
Potong kentang menjadi irisan tipis, kemudian letakkan pada kelopak mata dalam kondisi tertutup selama sekitar 10-15 menit.
Sensasi dingin dari irisan kentang dapat memberikan rasa segar dan membantu membuat area sekitar mata terasa lebih rileks.
Hindari menempelkan kentang terlalu dekat dengan bagian dalam mata dan segera hentikan penggunaan apabila terasa perih atau menimbulkan iritasi.
3. Masker Kentang dan Madu
Kentang dapat dikombinasikan dengan madu untuk membuat masker wajah rumahan.
Parut kentang mentah, kemudian campurkan dengan sekitar satu sendok makan madu hingga membentuk pasta. Setelah wajah dibersihkan, oleskan campuran tersebut secara tipis dan merata.
Diamkan sekitar 15-20 menit, kemudian bilas hingga bersih.
Masker ini dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin mencoba perawatan berbahan sederhana. Namun, jangan menganggapnya sebagai pengganti produk perawatan kulit yang telah teruji secara dermatologis.
4. Kentang dan Madu untuk Kulit Berjerawat
Campuran kentang dan madu juga kerap digunakan dalam perawatan rumahan untuk kulit yang sedang mengalami masalah jerawat.
Caranya, parut kentang lalu campurkan dengan madu hingga memiliki tekstur seperti pasta. Oleskan tipis-tipis pada wajah yang sudah dibersihkan.
Diamkan sekitar 15 menit sebelum dibilas dengan air bersih.
Perlu diperhatikan, masker rumahan tidak dapat menggantikan pengobatan jerawat. Jika jerawat meradang, menetap, atau semakin parah, penanganan dari dokter kulit lebih tepat untuk menentukan terapi sesuai kondisi kulit.
5. Masker Kentang dan Putih Telur
Kentang juga dapat dicampurkan dengan putih telur untuk perawatan rumahan yang memberikan sensasi kulit terasa lebih kencang setelah masker mengering.
Campurkan sari kentang dan putih telur dalam jumlah yang sama. Oleskan pada wajah yang telah dibersihkan dan dikeringkan.
Diamkan sekitar 15 menit hingga masker mengering, kemudian bilas menggunakan air.
Meski demikian, efek kulit terasa kencang setelah menggunakan masker umumnya hanya bersifat sementara dan bukan berarti terjadi pengencangan kulit secara permanen.
Lakukan Uji Tempel Sebelum Menggunakan
Bahan alami tetap dapat menimbulkan reaksi pada kulit, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif atau alergi terhadap bahan tertentu.
Sebelum mengaplikasikan kentang atau campurannya pada wajah, lakukan uji tempel (patch test) pada area kulit yang kecil terlebih dahulu. Perhatikan apakah muncul kemerahan, gatal, rasa terbakar, atau iritasi.
Jika muncul reaksi yang tidak diinginkan, segera hentikan penggunaan.
Selain itu, jangan menggunakan bahan rumahan pada kulit yang sedang terluka atau mengalami iritasi. Untuk masalah kulit seperti hiperpigmentasi atau jerawat yang menetap, sebaiknya gunakan produk yang memiliki bukti keamanan dan efektivitas atau konsultasikan dengan dokter kulit.
Dengan demikian, kentang dapat dipandang sebagai salah satu pilihan perawatan rumahan sederhana, tetapi manfaatnya sebaiknya tidak dilebih-lebihkan dan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing kulit. (*)
Editor : Putut Ariyo