Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hidup di Rumah yang Nyaris Roboh, Joni Terpaksa Menumpang ke Tetangga, Belum Pernah Dapat Bantuan dari Pemerintah

Vatawari BP • Minggu, 11 Mei 2025 | 08:00 WIB
Kondisi rumah Joni, warga Desa Marok Tua yang sudah tak layak huni namun belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah, Jum
Kondisi rumah Joni, warga Desa Marok Tua yang sudah tak layak huni namun belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah, Jum

batampos– Fenomena memilukan terjadi di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga.

Di tengah percaya dirinya Pemerintah Daerah menyatakan keberhasilanya dalam pembangunan dan penyaluran bantuan sosial untuk mensejahterakan masyarakat, kenyataan yang memilukan datang dari Joni, warga Desa Marok Tua ini membuktikan bahwa keberhasilan itu tidak 100% nyata.

Sejak tahun 2020, Joni hidup dalam kondisi mengenaskan di rumah yang nyaris roboh. Dinding papan sudah keropos, atap penuh lubang, dan bangunan itu tak lagi layak disebut tempat tinggal.

Ironisnya, hingga hari ini, tak ada satu pun bentuk bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga yang didapatkannya.

Joni kini terpaksa menumpang bersama istri dan anaknya di rumah tetangga. Anaknya bahkan harus putus sekolah karena kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan.

"Sudah berkali-kali saya ajukan bantuan untuk perbaikan rumah, tapi tak kunjung kami dapatkan. Dari pemerintah Desa tak ada kabar, bahkan dari pemerintah kabupaten pun seolah kami ini tidak ada," ujar Joni, Jumat (9/5).

Ia mengaku bekerja serabutan demi menghidupi keluarga. Kadang menjadi buruh harian, kadang mengais sisa-sisa pekerjaan lain. “Yang penting anak dan istri bisa makan,” katanya lirih.

Yang lebih memprihatinkan lagi, menurut Joni, pemerintah desa setempat tidak pernah meninjau langsung kondisi rumahnya. Tidak ada survei, tidak ada data, apalagi aksi nyata.

"Kami cuma ingin rumah itu bisa diperbaiki agar kami tidak lagi menumpang di rumah tetangga dan bisa istirahat dengan nyaman. Tidak usah bagus, yang penting tidak bocor saat hujan, dan kami bisa tidur dengan tenang,” tambahnya.

Kisah Joni ini mencerminkan betapa jelas ketimpangan oleh pemerintah dalam menyalurkan bantuan untuk mensejahterakan masyarakat yang diucapkan dalam janji setiap kampanye pemerintah soal "pemerataan kesejahteraan". (*)

 

 

Editor : Tunggul Manurung
#roboh #rumah