Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Sesama Warga Binaan Ricuh di Lapas Kelas III Dabo Singkep, 11 Warga Binaan Terpaksa Dipindah ke Lapas Tanjungpinang

Vatawari BP • Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:23 WIB
Jaka Putra, Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep.
Jaka Putra, Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep.

batampos– Terjadi kericuhan di Lapas Kelas III Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Kericuhan ini dipicu akibat konflik internal antara kelompok penghuni Selasa (19/8).

Untuk menghindari konflik yang berkelanjutan dan kericuhan berikutnya yang lebih besar, kepala lapas Kelas III Dabo Singkep memutuskan untuk memindahkan 11 orang warga binaan dari lapas Kelas III Dabo Singkep ke Lapas Tanjungpinang.

Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Jaka Putra, menjelaskan pemicu persoalan berasal dari rasa ego antar tahanan. Situasi berkembang menjadi ketidaknyamanan yang menimbulkan permintaan pindah dari sebagian warga binaan.

“Jadi warga binaan ini ada yang bukan dari Dabo Singkep. Mereka meminta kembali ke Tanjungpinang dan permintaan itu sudah kita selesaikan,” kata Jaka, Selasa (19/8).

Menurutnya, konflik yang terjadi bukan berupa perkelahian fisik. Perselisihan hanya sebatas adu mulut dan saling maki antar sesama tahanan.

“Ini bukan perkelahian, melainkan konflik berupa omongan,” ujar Jaka.

Ketika ditanya apakah ada kerusakan maupun korban dalam konflik kericuhan tersebut, kepala lapas enggan untuk menjelaskan secara detailnya.

"Kalau untuk kerusakan itu biasa lah," ujar Jaka singkat.

Saat ini untuk 11 warga binaan yang terlibat sudah dititipkan sementara di Polres Lingga. Selanjutnya, mereka akan diberangkatkan menuju Lapas Tanjungpinang pada Rabu 20 Agustus 2025.

Para warga binaan tersebut merupakan pelaku kasus serius seperti perampokan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga narkoba. Sementara itu, kondisi Lapas Dabo Singkep saat ini dilaporkan sudah kembali kondusif. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#warga binaan #ricuh