Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Fasilitas Rusak, Wisata Pemandian Batu Ampar Lingga Terancam Kehilangan Daya Tarik

Vatawari BP • Rabu, 24 Desember 2025 | 09:45 WIB

SALAH satu fasilitas umum di tempat wisata pemandian Batu Ampar yang rusak parah di Lingga.
SALAH satu fasilitas umum di tempat wisata pemandian Batu Ampar yang rusak parah di Lingga.

Batampos – Pemandian Batu Ampar merupakan salah satu destinasi wisata ikonik di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, yang rutin dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah hampir setiap pekan.

Selain menyuguhkan keindahan air terjun alami, objek wisata Pemandian Batu Ampar juga menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lingga dan berada di bawah pengelolaan Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga.

Namun, kondisi fasilitas umum di kawasan wisata tersebut saat ini memprihatinkan. Sejumlah rumah pohon terlihat lapuk dan rusak, sementara musala, toilet umum, serta ruang ganti pakaian juga berada dalam kondisi tidak layak. Bahkan, beberapa bangunan toilet dan ruang ganti tampak mulai condong hampir roboh.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, Harpandi, saat dikonfirmasi Batampos menjelaskan bahwa pada tahun 2025 belum ada anggaran untuk perbaikan fasilitas umum di Pemandian Batu Ampar.

"Untuk perbaikan di tahun 2025 memang belum ada karena rasionalisasi anggaran. Insyaallah tahun 2026 sudah dianggarkan kembali," ujar Harpandi, Selasa (23/12/2025).

Ia menambahkan, perbaikan fasilitas nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan alokasi anggaran yang tersedia pada 2026.

"Perbaikan akan melalui tahapan, termasuk konsultan perencana, serta menyesuaikan dengan kekuatan anggaran," jelasnya.

Baca Juga: Aktivasi dan Pencairan Dana PIP, Sejumlah Pelajar SMA dari 11 Kecamatan di Lingga Datangi Kantor BNI Dabo Singkep

Sementara itu, Rendi, wisatawan lokal yang rutin berkunjung ke Pemandian Batu Ampar setiap akhir pekan, menyayangkan kondisi fasilitas umum yang hingga kini belum diperbaiki.

"Kalau melihat pemasukan dari retribusi, seharusnya dalam satu tahun dana yang terkumpul sudah cukup untuk memperbaiki fasilitas umum," ungkap Rendi.

Menurutnya, kerusakan fasilitas umum di kawasan wisata tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun tanpa penanganan serius dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga.

"Selain pemandangan alam, fasilitas umum juga menjadi daya tarik wisata. Jika kondisinya rusak parah, tentu akan berdampak buruk pada minat wisatawan untuk datang," tutupnya. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Wisata Lingga #Pemandian Batuampar #Pemandian Batuampar di Lingga Rusak