Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dermaga Terapung Jagoh Diresmikan, Kendala Pasang Surut di Lingga Terurai

Vatawari BP • Selasa, 24 Februari 2026 | 13:00 WIB

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Pelabuhan High Density Polyethylene (HDPE) atau dermaga terapung di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat. F. Vatawari/Batam Pos
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Pelabuhan High Density Polyethylene (HDPE) atau dermaga terapung di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat. F. Vatawari/Batam Pos

batampos – Kendala pasang surut air laut yang selama ini menghambat aktivitas bongkar muat penumpang di Kabupaten Lingga kini mulai teratasi. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan pelabuhan terapung berbahan High Density Polyethylene (HDPE) di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Senin (23/2/2026) sore.

Pelabuhan terapung senilai Rp2,7 miliar itu dirancang menyesuaikan kondisi pasang surut air laut. Struktur HDPE akan naik saat air pasang dan turun ketika surut, sehingga kapal tetap bisa sandar dengan aman dan stabil.

Ansar mengatakan pembangunan dermaga tersebut merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses transportasi laut saat kondisi air ekstrem.

Baca Juga: Melihat Al-Aula, Masjid Tertua Di Pulau Singkep

“Alhamdulillah, pelabuhan terapung HDPE ini sudah kita resmikan. Ini bentuk komitmen pemerintah provinsi menjawab kebutuhan warga. Pelabuhan ini fleksibel mengikuti pasang surut, sehingga tidak ada lagi hambatan bongkar muat,” ujarnya.

Proyek ini dikerjakan melalui anggaran Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau dan rampung pada akhir 2025. Kehadirannya diharapkan memperlancar arus penumpang serta distribusi barang di wilayah Singkep Barat dan sekitarnya.

Pemprov Kepri juga berencana mereplikasi pembangunan dermaga terapung serupa di wilayah lain. Selain itu, pemeliharaan pelabuhan terapung di Daik Lingga tengah diselaraskan agar standar pelayanan transportasi laut merata di seluruh kabupaten.

Perhatian berikutnya tertuju pada Pelabuhan Dabo Singkep. Tim teknis diminta melakukan verifikasi kelayakan infrastruktur di lokasi tersebut.

“Jika hasil pengecekan menunjukkan perlu perbaikan segera, akan langsung kita anggarkan. Kita ingin mobilitas di Lingga tidak lagi terkendala infrastruktur yang tidak memadai,” tegas Ansar.

Dengan beroperasinya Pelabuhan HDPE Jagoh, pemerintah berharap konektivitas laut di Lingga semakin lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. (*)

Editor : Jamil Qasim