Kadar gula (fruktosa) yang tinggi dalam buah dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, yang berisiko bagi pengidap diabetes. Berikut adalah lima jenis buah yang sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh penderita diabetes:
- Buah Nangka
Alasan: Nangka memiliki indeks glikemik yang tinggi dan kandungan gula yang cukup tinggi. Konsumsi nangka dalam jumlah banyak dapat menyebabkan lonjakan gula darah pada penderita diabetes. Meski nangka mengandung serat yang baik untuk pencernaan, tingginya kadar fruktosa di dalamnya membuat nangka kurang ideal bagi pengidap diabetes.
Alternatif: Gantikan nangka dengan apel atau beri-berian (seperti stroberi dan blueberry) yang rendah gula dan memiliki indeks glikemik lebih rendah.
- Buah Mangga
Alasan: Mangga adalah salah satu buah tropis yang sangat manis dan mengandung gula alami dalam jumlah besar. Satu buah mangga ukuran sedang bisa mengandung sekitar 45 gram gula, yang bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat pada penderita diabetes.
Alternatif: Buah mangga dapat digantikan dengan buah apel hijau atau pir, yang lebih rendah kandungan gulanya namun tetap kaya serat dan vitamin.
- Pisang Matang
Alasan: Pisang matang memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi dibandingkan pisang yang masih agak mentah. Pisang yang sangat matang mengandung lebih banyak gula, yang bisa memicu lonjakan gula darah jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Pisang matang biasanya memiliki rasa yang sangat manis, yang menandakan tingginya kadar gula.
Alternatif: Penderita diabetes dapat mengonsumsi pisang dalam kondisi setengah matang atau menggantinya dengan buah-buahan berserat tinggi seperti buah pir atau jeruk.
- Semangka
Alasan: Semangka memiliki indeks glikemik yang tinggi, meskipun kandungan kalorinya relatif rendah. Buah ini mengandung banyak gula dan air, sehingga mengonsumsi semangka dalam jumlah banyak dapat memengaruhi kadar gula darah dengan cepat.
Alternatif: Sebagai pengganti semangka, penderita diabetes dapat memilih buah-buahan yang lebih rendah gula seperti ceri atau apel hijau.
- Anggur
Alasan: Meskipun kaya antioksidan dan vitamin C, anggur memiliki kadar gula yang tinggi. Satu cangkir anggur bisa mengandung lebih dari 20 gram gula alami, yang membuatnya tidak ideal untuk dikonsumsi dalam jumlah besar oleh penderita diabetes. Anggur memiliki indeks glikemik sedang hingga tinggi, sehingga mengonsumsinya terlalu banyak bisa meningkatkan gula darah.
Alternatif: Sebagai gantinya, penderita diabetes bisa memilih buah beri, seperti blueberry atau stroberi, yang memiliki kandungan gula lebih rendah dan indeks glikemik yang lebih aman.
Menghindari buah-buahan dengan indeks glikemik tinggi seperti nangka, mangga, pisang matang, semangka, dan anggur bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Pilihlah buah-buahan dengan kandungan serat tinggi dan indeks glikemik rendah sebagai bagian dari manajemen diabetes yang lebih baik. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi