Daya tarik yang ditawarkan Pantai Pongkar cukup memanjakan mata bagi pengunjung. Garis pantai memanjang berpasir putih halus, ditambah pemandangan lepas ke Selat Malaka. Kesegaran ditopang deretan pohon cemara di bibir pantai.
Saat padat pengunjung, kendaraan wisatawan harus diparkir jauh dari lokasi pantai.dan pengunjung harus berjalan kaki menuju pendopo atau warung-warung yang berjejer di bibir pantai.
Kini, pantai yang pernah menjadi primadona wisata bahari di Pulau Karimun ini, nasibnya sungguh tragis. Ditinggal pengunjung, hingga ancaman abrasi.
Abrasi telah menggerus area pantai juga menghancurkan berbagai fasilitas pendukung wisata, seperti warung, batu paving blok terbongkar, hingga pohon cemara yang dulunya menjadi pelindung alami kawasan pantai terancam tumbang.
Jejak-jejak kejayaan Pantai Pongkar pun masih terlihat. Bungalow persinggahan masih kokoh berdiri dengan atap sudah banyak yang bolong. Dan tugu perayaan Perkemahan “Pramuka Guru-Guru se Indonesia” tahun 2021 masih berdiri tegak.
Menghadapi ancaman abrasi semakin meluas, dan upaya mengembalikan kejayaan Pantai Pongkar telah dilakukan pemerintah desa, Hal itu terlihat dari dibangunnya batu pemecah ombak di bibir pantai. Semoga berhasil, dan pantai legenda ini kembali dimintati pengunjung.
Desa Pongkar, Kecamatan Tebing tidak hanya memiliki objek wisata Pantai Pongkar yang mulai tergerus abrasi. Desa sejuk ini masih menyimpan sejuta pesona alam yang dapat ditawarkan bagi wisatawan.
Ada objek wisata Pantai Ketam. Lokasinya tidak jauh di Pantai Pongkar.Hampir setiap akhir pekan, Pantai Ketam berpasir putih ramai dikunjungi.
Ada lagi Air Terjun Gunung Jantan. Wisawata ala inipun masih menjadi primadona bagi mendatangkan income bagi warga maupun pemerintah desa dengan kehadiran wisawatan mancanegara di setiap akhir pekan.
Terakhir, ada Kolam Renang Tamara. Objek wisata yang dibangun mandiri inipun tak kalah menarik untuk dikunjungi. Kesejukan air gunung, dan keasrian pohon-pohon di sekeliling lokasi menjadi daya tarik bagi wisatawan. (*)
Editor : Ichwanul Fazmi