Batampos – Terung belanda bukan hanya unik dari segi bentuk dan warna, tetapi juga menyimpan potensi luar biasa di dapur.
Rasanya yang asam manis membuatnya cocok diolah menjadi minuman menyegarkan maupun masakan bercita rasa kuat.
Berikut beberapa kreasi olahan terung belanda yang bisa kamu coba di rumah, sesuai referensi dari BBC Good Food, yakni:
Baca Juga: Kepri Kurang 120 Dokter Spesialis, Saat Ini Ada 40 Dokter Belajar di Kampus Kedokteran, Pemprov Kepri Sediakan Beasiswa
1. Jus Terung Belanda Segar
Olahan paling populer dari buah ini adalah jus. Caranya mudah: kupas kulit terung belanda, ambil daging buahnya, lalu blender bersama madu dan es batu. Bisa juga ditambah sedikit jeruk nipis untuk menambah kesegaran.
2. Sambal Terung Belanda
Sambal unik ini hadir dari dapur-dapur Sumatera dan Sulawesi. Terung belanda ditumbuk bersama cabai merah, bawang merah, garam, dan sedikit minyak panas. Hasilnya adalah sambal asam pedas yang cocok sebagai pelengkap ikan bakar atau ayam goreng.
Resep ini juga ditampilkan dalam buku 100 Resep Masakan Nusantara oleh Sri Owen, pakar kuliner Indonesia di luar negeri.
3. Selai Terung Belanda
Ingin camilan sehat untuk roti panggang? Rebus terung belanda yang sudah dikupas bersama gula dan perasan lemon. Masak hingga tekstur mengental. Simpan dalam botol kaca dan dinginkan. Selai ini bisa bertahan hingga dua minggu di lemari es.
4. Salad Buah Tropis
Tambahkan irisan terung belanda dalam salad buah bersama kiwi, nanas, dan semangka. Tambahkan sedikit madu dan yogurt untuk rasa manis alami. Rasanya segar, penuh warna, dan kaya nutrisi.
5. Puding Terung Belanda
Blender terung belanda lalu campurkan dengan agar-agar, susu, dan sedikit gula. Rebus hingga mendidih, tuang ke cetakan, dan dinginkan. Teksturnya lembut dan rasanya unik, cocok sebagai hidangan penutup.
Terung belanda ternyata bukan sekadar buah hias di pasar tradisional. Dengan kreativitas, buah ini bisa menjadi bahan utama olahan lezat sekaligus sehat. Dari jus hingga sambal, kamu bisa menikmati keunikannya dalam berbagai bentuk sajian. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak