Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Makaroni Gandum vs Makaroni Biasa, Mana yang Lebih Baik?

Ichwanul Fazmi • Kamis, 17 Juli 2025 | 20:05 WIB

ILUSTRASI. makaroni gandung mengandung nutrisi lebih lengkap dibandiing makaroni tepung terigu .
ILUSTRASI. makaroni gandung mengandung nutrisi lebih lengkap dibandiing makaroni tepung terigu .
batampos - Makaroni, kini telah menjadi pilihan favorit banyak orang. Baik sebagai menu utama, lauk, maupun camilan.

Namun di antara berbagai jenisnya, muncul pertanyaan penting: lebih baik pilih makaroni biasa atau makaroni gandum? Jika kamu sedang mempertimbangkan mana yang lebih sehat dan sesuai dengan kebutuhan tubuh, yuk simak perbandingan lengkapnya berikut ini!

Apa Bedanya Makaroni Gandum dan Makaroni Biasa?

Perbandingan Nilai Gizi

Komponen

Makaroni Biasa (100 g)

Makaroni Gandum (100 g)

Kalori

± 370 kkal

± 340 kkal

Serat

± 2 g

± 6–7 g

Protein

± 13 g

± 14–15 g

Indeks Glikemik

Tinggi (70–80)

Sedang–Rendah (40–55)

Mikronutrien

Sedikit (tergantung fortifikasi)

Lebih kaya zat besi, magnesium, vitamin B

Keunggulan Makaroni Gandum

  1. Lebih Kaya Serat
    Serat membantu pencernaan lebih lancar, membuat kenyang lebih lama, dan baik untuk menjaga kadar gula darah stabil.
  2. Indeks Glikemik Lebih Rendah
    Cocok untuk penderita diabetes atau yang sedang diet rendah gula, karena tidak memicu lonjakan gula darah drastis.
  3. Kaya Nutrisi Alami
    Mengandung vitamin B kompleks, zat besi, dan antioksidan alami yang hilang dalam proses pembuatan tepung terigu biasa.
  4. Membantu Menurunkan Risiko Penyakit
    Konsumsi gandum utuh dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, obesitas, dan beberapa jenis kanker.

Kekurangan Makaroni Gandum

Kapan Sebaiknya Pilih Makaroni Gandum?

Makaroni Biasa?

Makaroni biasa tetap bisa jadi pilihan yang enak dan sah-sah saja, terutama jika dikonsumsi sesekali, dan diolah dengan cara sehat, seperti:

Mana yang Lebih Baik?

Secara nutrisi, makaroni gandum jelas lebih unggul karena lebih kaya serat, lebih rendah indeks glikemik, dan padat nutrisi. Namun, makaroni biasa tetap bisa dikonsumsi selama kamu menjaga porsinya dan tidak berlebihan.

Pilihan terbaik tetap tergantung pada kebutuhan tubuh dan gaya hidupmu. Jika kamu bisa menikmati makaroni gandum dan ingin hidup lebih sehat, itu bisa jadi investasi jangka panjang yang baik. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi
#kuliner #makaroni