Batampos - Jerawat adalah salah satu masalah kulit paling umum, namun tidak semua jerawat disebabkan oleh hal yang sama. Dua penyebab utama jerawat adalah ketidakseimbangan hormon dan infeksi bakteri.
Jerawat hormonal disebabkan oleh fluktuasi atau ketidakseimbangan hormon, terutama hormon androgen seperti testosteron yang dapat memicu produksi minyak (sebum) berlebih.
Ciri-ciri Jerawat Hormon, yaitu:
- Umumnya muncul di area rahang, dagu, dan leher
- Muncul secara berkala, misalnya menjelang menstruasi
- Sering berupa jerawat kistik (besar, dalam, dan nyeri)
- Lebih sering dialami oleh wanita dewasa.
Penyebab Umum:
- Menstruasi dan ovulasi
- Kehamilan
- Menopause
- Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
- Stres berkepanjangan
- Efek samping pil KB atau obat hormonal
Sedangkan Jerawat bakteri terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati, lalu terinfeksi oleh bakteri Propionibacterium acnes (P. acnes).
Baca Juga: 2 Remaja Spesialis Pencuri Motor Kunci Tertinggal di Tanjungpinang Diringkus
Ciri-ciri Jerawat Bakteri:
- Muncul di area wajah yang berminyak, seperti dahi dan hidung
- Sering berupa pustula (berisi nanah) dan papula merah meradang
- Dapat muncul secara acak, tidak terkait siklus bulanan
- Sering disebabkan oleh kebersihan kulit yang kurang optimal atau produk skincare yang menyumbat pori
Penyebab Umum:
- Penumpukan sebum dan sel kulit mati
- Bakteri P. acnes berkembang biak di pori tersumbat
- Tidak membersihkan wajah dengan benar
- Penggunaan produk komedogenik (menyumbat pori)
Penanganan Jerawat Hormon:
- Konsultasi dengan dokter kulit atau endokrinologis
- Menggunakan obat oral seperti spironolactone, pil KB hormonal
- Skincare dengan kandungan retinoid dan niacinamide
- Gaya hidup sehat untuk menyeimbangkan hormon
Penanganan Jerawat Bakteri:
- Gunakan produk topikal dengan benzoyl peroxide, salicylic acid, atau clindamycin
- Rutin membersihkan wajah 2 kali sehari
- Hindari menyentuh wajah dengan tangan kotor
- Gunakan produk non-komedogenik
Mengetahui jenis jerawat yang dialami, apakah karena hormon atau bakteri, merupakan langkah awal menuju kulit yang lebih sehat. Jangan asal menggunakan produk jerawat tanpa memahami penyebab utamanya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak