batampos - Indonesia saat ini tengah menghadapi cuaca ekstrem. Cuaca Ekstrem ini dipicu oleh fenomena siklon tropis di sekitar wilayah perairan negara.
Siklon tropis adalah sistem cuaca bertekanan rendah yang terbentuk di perairan tropis. Sistem cuaca ini dapat mengganggu sirkulasi atmosfer lokal dan regional.
Siklon tropis meningkatkan risiko hujan ekstrem, banjir, gelombang tinggi, dan tanah longsor. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa beberapa siklon tropis dan bibitnya tengah mengelilingi Indonesia.
Indonesia saat ini dikelilingi tiga sistem siklon tropis yang mempengaruhi cuaca ekstrem
1. Siklon Tropis Bakung
Berkembang di barat daya Lampung, mencapai kategori kuat dan dipantau pergerakannya karena berpotensi memicu hujan dan gelombang tinggi.
2. Bibit Siklon Tropis 93S
Terpantau di Bali, Nusa Tenggara dan Jawa Timur, berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang.
3. Bibit Siklon Tropis 95S
Terpantau di selatan Papua, berpengaruh pada pola hujan di wilayah timur Indonesia.
4. Siklon Senyar
Terbentuk di Selat Malaka dan Teluk Benggala. Membawa curah hujan tinggi dan angin kencang ke wilayah Sumatra.
Keempat siklon ini diperingatkan BMKG mendekati Indonesia. Siklon ini dapat memperburuk kondisi cuaca ekstrem.
Cuaca ekstrem tersebut telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di Sumatra. Ratusan korban jiwa akibat banjir dipicu oleh hujan ekstrem dari siklon tropis seperti Senyar.
Badai musim ini sangat kuat dan intensitas curah hujan serta gelombang ekstrem turut diperparah oleh kondisi perubahan iklim global. BMKG mengingatkan peningkatan potensi hujan lebat, banjir, dan gelombang tinggi di wilayah pesisir Indonesia lainnya.
Fenomena siklon tropis ini mempengaruhi cuaca Indonesia melalui curah hujan tinggi, pembentukan awan hujan intens, dan gelombang laut tinggi.(*)
Editor : Juliana Belence