batampos - Pasar layanan streaming premium di Asia Tenggara mencatat akselerasi signifikan sepanjang 2025.
Indonesia tampil sebagai kontributor terbesar terhadap pertumbuhan kawasan.
"Pelanggan streaming di Indonesia mencapai 26,9 juta akun. Gabungan dari Netflix, Vidio, Viu, dan iQIYI," tulis data Media Partners Asia (MPA), dikutip dari Adavnced Television, Minggu (15/2).
Lebih dari 61 juta akun berbayar di pasar utama seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura.
Indonesia memimpin pertumbuhan dengan akun baru serta total waktu tontonan di seluruh kawasan.
Total waktu tontonan premium di kawasan ini mencapai 4,2 miliar jam pada kuartal IV 2025.
Naik 8% secara kuartalan yang menjadi indikator matang bahwa konsumsi konten streaming terus meningkat.
Momentum tersebut menjadi pencapaian besar bagi konten lokal Indonesia. Produksi Indonesia berhasil menyamai konten Korea dari sisi pangsa penonton sekitar 30%.
Beberapa film atau serial Indonesia masuk dalam daftar top performing titles yang berasal dari Vidio dengan waktu tontonan sebesar 24%.
Ini menjadi sinyal kuat bahwa konten lokal sudah menjadi komersial untuk akuisisi dan retensi subscriber.
Netflix menjadi pemimpin regional berdasarkan jumlah pengguna aktif bulanan dan waktu secara keseluruhan.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan pergeseran dalam konsumsi konten digital dalam kepercayaan penonton terhadap konten lokal.
Keberhasilan produksi Indonesia dalam bersaing dengan konten internasional menjadi indikator bahwa pasar Indonesia menentukan tren konsumsi di seluruh Asia Tenggara.(*)
Editor : Juliana Belence