batampos - Mazda Motor Corporation menaruh harapan besar pada Mazda CX-5 generasi terbaru untuk mengembalikan momentum penjualan global di tengah persaingan ketat industri otomotif.
SUV andalan tersebut dinilai masih menjadi tulang punggung bisnis Mazda.
Model ketiga dalam sejarah Mazda yang mencapai angka setelah Mazda323 dan Mazda3.
Tonggak ini menunjukkan peran sentral CX-5 dalam strategi volume Mazda. Model ini telah dipasarkan di lebih dari 100 negara dan wilayah di seluruh dunia sebagai SUV best selling.
Mazda juga meluncurkan generasi ketiga CX-5 pada pertengahan 2025 di eropa. Versi global direncanakan menyusul ke pasar Amerika Utara dan Jepang pada musim semi 2026.
Harapannya dapat memperkuat permintaan di segmen SUV yang sangat kompetitif. Mazda CX-5 telah menjadi salah satu punggung penjualan bagi Mazda.
Pencapaian lima juta unit menempatkan SUV ini sejajar dengan model legendaris Mazda lain seperti Mazda3.
Nilai kedua model tersebut sangat penting dalam portofolio global merek Jepang.
Generasi terbaru CX-5 mendapatkan penyegaran dalam desain sporty dan fokus pada kenyamanan dan kegunaan harian, termasuk ruang kabin lebih lapang dan sistem antarmuka manusia mesin terbaru.
Mazda terus melakukan pembaruan lini produk lain termasuk SUV dan kendaraan hybrid.
Hal ini termasuk pendekatan teknologi baru seperti integrasi hybrid pada model - model masa depan.
Mazda berharap dapat mempertahankan tajuk momentum yang lebih kuat, terutama ketika konsumen mulai mencari model yang lebih matang, nyaman, dan bernilai jual kembali tinggi.
Kombinasi dari model core seperti CX-5 dan Mazda3 tetap menjadi aspek penting dalam strategi Mazda untuk mempertahankan daya tarik merek di berbagai pasar global.(*)
Editor : Juliana Belence