Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kapolri: Polri Sudah Miliki 1.376 Dapur MBG, Layani 3,44 Juta Orang

JawaPos • Minggu, 17 Mei 2026 | 09:03 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Tuban, Jawa Timur. (Mabes Polri)
Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Tuban, Jawa Timur. (Mabes Polri)

batampos - Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah memiliki 1.376 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jumlah tersebut mencakup fasilitas yang telah beroperasi hingga yang masih dalam tahap pembangunan.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

“Di sisi lain, dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis, sampai dengan hari ini, kami laporkan bahwa Polri telah memiliki 1.376 SPPG,” kata Sigit.

Baca Juga: Usung Gaya Hidup di Korea Selatan, Hannam Residence Hadir di Nongsa

Kapolri menjelaskan, dari total tersebut sebanyak 736 unit telah beroperasi, sementara 172 unit berada dalam tahap persiapan operasional.

Selain itu, 468 unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Seluruh fasilitas tersebut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur program pemenuhan gizi nasional.

Jika seluruh SPPG telah beroperasi penuh, program tersebut diproyeksikan mampu menjangkau jutaan penerima manfaat di berbagai daerah.

“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta orang dan menyerap 68.800 tenaga kerja,” ujar Sigit.

Kapolri juga menegaskan pentingnya standar keamanan pangan dalam operasional SPPG. Karena itu, seluruh fasilitas diwajibkan memenuhi berbagai persyaratan teknis dan sertifikasi.

Baca Juga: Drainase Buruk, Batuaji dan Sagulung Terendam Setiap Musim Hujan

Menurutnya, standar tersebut diperlukan untuk memastikan kualitas makanan tetap aman bagi masyarakat penerima manfaat. Prinsip keamanan pangan disebut menjadi prioritas utama dalam operasional program.

“Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, Sertifikat Uji Laboratorium Air, serta menerapkan prinsip food safety secara konsisten,” tutupnya.

Pembangunan SPPG menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program sosial pemerintah. Selain membantu pemenuhan gizi masyarakat, program tersebut juga diharapkan membuka lapangan kerja dalam skala besar. (*)

Editor : M Tahang
#Kapolri Listyo Sigit Prabowo #polri #dapur MBG