Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kementan Perkuat Pasokan Bawang Merah Jelang Iduladha

JawaPos • Kamis, 21 Mei 2026 | 20:32 WIB
Salah satu sentra produksi bawang merah nasional untuk menjaga pasokan jelang Iduladha. Foto: Kementan
Salah satu sentra produksi bawang merah nasional untuk menjaga pasokan jelang Iduladha. Foto: Kementan

batampos – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat sinergi untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga bawang merah menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Pemantauan di sejumlah sentra produksi menunjukkan stok bawang merah nasional masih aman meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Muhammad Taufiq Ratule, mengatakan produksi bawang merah nasional rata-rata mencapai sekitar 2 juta ton konde basah atau setara 1,3 juta ton rogol kering panen per tahun. Jumlah tersebut masih mencukupi kebutuhan konsumsi nasional sekitar 1,26 juta ton per tahun.

“Produksi bawang merah nasional masih mencukupi, bahkan Indonesia juga terus melakukan ekspor,” ujarnya, Rabu (20/5).

Baca Juga: WN Singapura Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Nagoya Batam

Ia menambahkan, Kementan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, petani champion, asosiasi, dan kementerian terkait guna menjaga kelancaran distribusi selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura, Muhammad Agung Sunusi, menjelaskan cuaca ekstrem pada musim tanam Maret–Mei memicu serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang berdampak pada produktivitas di sejumlah sentra produksi.

Meski demikian, distribusi bawang merah dari daerah seperti Nganjuk, Enrekang, Brebes, Garut, dan Pati masih berjalan lancar. Produksi diperkirakan kembali meningkat pada Juni 2026 seiring masuknya masa panen di berbagai sentra utama.

Baca Juga: Kapolresta Barelang Imbau Warga Bijak Gunakan Media Sosial

Ketua Umum Asosiasi Bawang Merah Indonesia, Dian Alex Chandra, mengatakan stok bawang merah hingga akhir Mei masih tersedia meski produksi di beberapa daerah turun 30–40 persen akibat cuaca ekstrem.

“Harga diperkirakan masih berada di atas harga acuan hingga Iduladha karena meningkatnya permintaan masyarakat,” ujarnya. (*)

Editor : M Tahang
#kementan #Iduladha #pasokan bawang merah #cuaca ekstrem