Waspada Oli Palsu, Kenali 4 Ciri Oli Pertamina Asli

JawaPos • Dipublikasikan Minggu, 8 November 2026 | 23:10 WIB
Ilustrasi produksi pelumas Pertamina.(ist)
Ilustrasi produksi pelumas Pertamina.(ist)

batampos – Konsumen kendaraan bermotor diminta lebih berhati-hati saat membeli oli mesin. Maraknya dugaan pemalsuan pelumas menjadi perhatian karena produk yang tampak menyerupai kemasan asli belum tentu memiliki kualitas dan standar yang sama.

Penggunaan oli palsu berpotensi mengganggu kinerja mesin, mempercepat keausan komponen, hingga menyebabkan kerusakan yang membutuhkan biaya perbaikan besar.

PT Pertamina Lubricants (PTPL) mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur penawaran oli dengan harga jauh di bawah pasaran. Konsumen juga diminta memastikan produk dibeli melalui saluran penjualan terpercaya.

Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, dalam pernyataan resminya, Minggu (8/11/2026), mengapresiasi langkah aparat penegak hukum dalam mengungkap dugaan praktik pemalsuan pelumas.

Menurutnya, peredaran oli palsu tidak hanya merugikan konsumen dan pemilik merek, tetapi juga berpotensi membahayakan kendaraan karena kualitas serta standar produknya tidak dapat dipastikan.

Oli Palsu Berisiko Merusak Mesin

Oli memiliki peran penting dalam menjaga performa mesin kendaraan. Selain mengurangi gesekan antarkomponen, pelumas juga membantu mengendalikan suhu dan menjaga kebersihan bagian dalam mesin.

Rika menjelaskan, oli palsu belum tentu memiliki formulasi, kandungan aditif, dan standar mutu seperti produk aslinya. Akibatnya, perlindungan terhadap komponen mesin tidak dapat bekerja secara optimal.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko keausan, memicu terbentuknya endapan kotoran, serta menyebabkan suhu kerja mesin menjadi lebih tinggi.

Jika digunakan dalam jangka panjang, kualitas pelumas yang tidak sesuai dapat menurunkan performa kendaraan dan memperbesar risiko kerusakan mesin.

Kenali Empat Ciri Oli Pertamina Asli

Mengenali oli palsu tidak cukup hanya dengan memperhatikan warna, aroma, atau tingkat kekentalannya. Produk palsu dapat dibuat menyerupai tampilan pelumas asli sehingga diperlukan pemeriksaan lebih teliti.

Khusus produk pelumas Pertamina dalam kemasan botol, terdapat empat ciri yang dapat diperiksa konsumen untuk membantu memastikan keasliannya.

Pertama, kemasan triple layer. Bagian dalam botol memiliki warna berbeda dari bagian luar yang dapat terlihat ketika tutup dibuka.

Kedua, nomor batch. Periksa nomor batch pada tutup dan badan botol. Keduanya harus berada dalam posisi lurus dan sejajar.

Ketiga, hologram original. Hologram pada kemasan dapat terlihat ketika diperhatikan dari sudut kemiringan tertentu.

Keempat, QR Code anti-pemalsuan. Kode tersebut dapat dipindai untuk memeriksa informasi dan identitas produk.

Melalui pemindaian QR Code, konsumen dapat mengetahui nama produk, nomor QR, nomor batch, jenis kemasan, hingga riwayat pemindaian.

Apabila informasi yang muncul tidak sesuai dengan produk atau satu QR Code terdeteksi digunakan pada lebih dari satu produk, konsumen perlu mewaspadai kemungkinan pemalsuan.

Selain itu, harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran juga patut dicurigai, terutama jika produk ditawarkan oleh penjual yang tidak jelas asal-usulnya.

Beli Melalui Kanal Penjualan Resmi

Untuk menghindari risiko mendapatkan pelumas palsu, Pertamina Lubricants menyarankan konsumen membeli produk melalui jaringan penjualan resmi.

Saluran tersebut meliputi SPBU Pertamina, distributor resmi, bengkel mitra Fastron Auto Service dan Enduro Motor Service, serta toko resmi Pertamina Lubricants di berbagai platform e-commerce.

Konsumen yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai keaslian produk juga dapat mengakses situs Lubes.id.

Sementara itu, masyarakat yang menemukan atau mencurigai adanya peredaran oli palsu dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135 atau saluran pengaduan yang tersedia di Lubes.id.

Kewaspadaan saat membeli pelumas menjadi langkah penting untuk melindungi kendaraan. Konsumen tidak disarankan hanya mempertimbangkan harga murah, tetapi juga perlu memastikan keaslian dan kesesuaian spesifikasi oli dengan kebutuhan mesin.(*)

Editor : Cipi Ckandina
Kenali Waspada Oli Palsu pertamina