Batampos - Aksi balap liar masih marak terjadi di Kota Tanjungpinang, Kepri, terutama saat subuh Ramadan 1447H/2026. Setidaknya terdapat puluhan sepeda motor terlibat balap liar yang berhasil diamankan polisi.
Puluhan motor pembalap liar tersebut diamankan disejumlah titik di Tanjungpinang, seperti di Dompak, Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Tanjungpinang-Tanjung Uban kilometer 15.
"Ada 20 sepeda motor yang berhasil diamankan, ini hasil dari tiga kali penertiban balap liar di sejumlah lokasi di Tanjungpinang," kata Kasatlantas Polresta Tanjungpinang, AKP Dhia Chintya Siregar, Minggu (1/3/2026).
Ia menjelaskan, bahwa para pelaku balap liar tersebut mayoritas merupakan anak dibawah umur. Motor milik mereka, langsung dibawa ke Mapolresta Tanjungpinnag untuk ditindak sesuai aturan.
Selain itu, pemilik kendaraan juga diberikan sanksi penilangan untuk diberikan efek jera. Bahkan, puluhan sepeda motor tersebut akan ditahan di Mapolresta Tanjungpinnag selama satu bulan.
"Kendaraan yang kita amankan ini akan disita selama satu bulan sebagai efek jera kepada pelaku balap liar," tambahnya.
Menurutnya, penertiban ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan, serta meningkatkan kenyamanan warga Tanjungpinang saat bulan Ramadan.
Selain itu, para orang tua juga diminta untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka, agar terhindar dari kegiatan balap liar untuk meminimalisir indikasi terjadinya lakalantas.
"Kami mohon orang tua lebih mengawasi anaknya, agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada keluarga kita," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak