batampos — Aksi dugaan pencurian mesin air di sebuah mushola di kawasan Dompak, Tanjungpinang, gagal setelah dua pelaku yang masih di bawah umur kepergok warga.
Peristiwa itu terjadi di Mushola Nurul Ulum, Tanjung Siambang, pada Selasa (7/4) sekitar pukul 20.00 WIB.
Warga yang mengetahui aksi tersebut langsung mengamankan kedua remaja sebelum akhirnya membawa mereka ke kantor polisi.
Baca Juga: Diterpa Cuaca Ekstrem, Atap Tiga Rumah di Pulau Buluh Beterbangan
Kapolsek Bukit Bestari, Suardi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kedua pelaku diamankan ke Mapolsek sekitar pukul 22.00 WIB untuk dimintai keterangan.
“Benar, ada dugaan pencurian mesin air. Pelaku sempat diamankan warga sebelum dibawa ke Polsek,” ujarnya, Rabu (8/4).
Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui masih berstatus anak di bawah umur dan diduga telah merencanakan aksi tersebut. Namun, upaya mereka gagal setelah dipergoki pengurus mushola.
Meski demikian, pihak kepolisian tidak melanjutkan proses hukum secara pidana. Mengingat usia pelaku, kasus ini diselesaikan melalui pendekatan pembinaan.
Baca Juga: Tiket Pesawat Batam Naik Tajam, Penumpang Mulai Keluhkan Tarif
Polisi memanggil orang tua kedua pelaku serta memfasilitasi mediasi dengan pihak pengurus mushola.
“Orang tua sudah kami panggil, dan pihak mushola juga sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya.
Langkah ini diambil sebagai upaya edukatif agar para pelaku tidak mengulangi perbuatannya, sekaligus memberi kesempatan untuk memperbaiki diri di masa depan. (*)
Editor : M Tahang