Batampos - Harga tiket pesawat rute Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang menuju Jakarta mengalami kenaikan hingga 40 persen. Kondisi ini berdampak kepada jumlah penumpang.
General Manager Bandara RHF Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan Wakan menyampaikan, saat ini tarif terbang dari ibu kota Kepri, menuju Jakarta tembus Rp1,4 juta hingga Rp1,6 juta.
Kenaikan harga tiket, kata dia terjadi karena adanya kebijakan penyesuaian biaya tambahan (surcharge) oleh maskapai, yang disebabkan fluktuasi harga bahan bakar avtur imbas pelemahan nilai tukar rupiah.
Baca Juga: Loewe Rayakan Sejarah Panjangnya dengan Koleksi Khusus dan Kampanye Bertabur Bintang
"Akibat kenaikan dari harga tiket tersebut, jumlah penumpang pun saat ini menurun hingga 50 persen dari hari biasanya," kata Setiadi, Kamis (4/6/2026).
Meski kondisi tersebut berdampak pada beban operasional maskapai, pihak bandara tetap menjamin kesiapan fasilitas gerbang udara tersebut.
"Kita berkomitmen memberikan layanan sepenuh hati dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan," tambahnya.
Selain itu, ia menyebut kenaikan harga tiket membuat jumlah penumpang yang terbang dari Bandara RHF mengalami penurunan. "Yang biasanya 650 orang per hari, kini menjadi 400 orang per harinya," sebutnya.
Baca Juga: BNN dan Barantin Kerjasama Perkuat Pengawasan Integrasi Lintas Batas dengan Cara Ini
Dimana untuk aktivitas penerbangan komersial berjadwal di Bandara RHF saat ini rutin dilayani oleh Batik Air dan Citilink untuk rute tujuan Jakarta dan sebaliknya.
" Sementara untuk rute perintis antar pulau, terdapat maskapai Susi Air yang melayani penerbangan ke Dabo Singkep, Tambelan, dan Letung," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak