Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Antisipasi Calo, Pelni Tanjungpinang Imbau Beli Tiket Lewat Aplikasi Resmi

Slamet Nofasusanto • Selasa, 30 Juni 2026 | 20:43 WIB
Calon penumpang kapal Pelni saat hendak naik kapal di Pelabuhan Sei Kolak, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, beberapa waktu lalu. F.Dolah untuk Batam Pos
Calon penumpang kapal Pelni saat hendak naik kapal di Pelabuhan Sei Kolak, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, beberapa waktu lalu. F.Dolah untuk Batam Pos

Batampos - Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana mengimbau masyarakat membeli tiket kapal Pelni hanya melalui kanal resmi untuk menghindari praktik percaloan. 

Imbauan ini disampaikan menyusul keluhan calon penumpang rute Natuna yang mengaku kesulitan mendapat tiket karena kuota habis. 

"Harapan kita semua tentunya tidak ada lagi pembelian di luar kanal resmi Pelni. Kami tidak menginginkan ada praktik demikian," ujar Putra Kencana, Selasa (30/6/2026). 

Ia meminta masyarakat membeli tiket melalui Pelni Mobile yang sudah tersedia kanal pembayaran. 

"Selalu gunakan aplikasi Pelni Mobile untuk pembelian tiket guna menghindari iming-iming tiket murah," ujarnya.

Baca Juga: Ditresnarkoba Polda Kepri Gulung 13 Orang Jaringan Narkoba Malaysia

Putra menjelaskan, kuota tiket cepat habis karena penjualan dibuka serentak dan diakses banyak pihak yang sudah terdaftar. 

Kuota, katanya, selalu dibuka bertahap menyesuaikan alokasi pelabuhan sebelumnya dan kapasitas angkut maksimal yang diizinkan. 

Diberitakan sebelumnya, calon penumpang kapal Pelni rute Kijang-Natuna mengeluhkan tiket habis setelah perjalanan dibuka secara daring.

Salah seorang calon penumpang, Muhammad Thoyib, mengaku memantau aplikasi Pelni setiap malam.

Baca Juga: Wiraraja Raih Investasi Rp1,17 Triliun dari Inggris, Bidik Rusia dan Tiongkok

Saat penjualan dibuka Minggu (28/6/2026) dini hari, tiket langsung habis. 

Thoyib menduga cepat habisnya tiket terkait praktik percaloan. Dugaan itu muncul karena saat ini Pelni memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen selama periode libur sekolah sehingga permintaan diperkirakan meningkat.

"Kalau memang ada yang memborong tiket, kami sebagai calon penumpang jadi kesulitan mendapatkan tiket," ujarnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#pelni tanjungpinang #tiket pelni #calo tiket