Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Lonjakan Penumpang KM Kelud Diperkirakan 30 Maret

Muhammad Syahban • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:00 WIB

 Kapal Pelni saat bersandar di Pelabuhan Bintang 99, Batuampar. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos
Kapal Pelni saat bersandar di Pelabuhan Bintang 99, Batuampar. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Puncak arus balik Lebaran 2026 untuk rute laut Belawan–Batam melalui layanan PT Pelayaran Nasional Indonesia diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni Selasa (24/3) dan Senin (30/3).

Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan kapal penumpang KM Kelud dijadwalkan tiba dari Pelabuhan Belawan di Batam sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa siang.

“Untuk jumlah penumpang yang diangkut dari Belawan tujuan Batam, saat ini kami masih menunggu data final,” ujarnya.

Baca Juga: Arus Balik di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun Padat, Tujuan Batam Paling Ramai

Ia menjelaskan, gelombang arus balik pada Selasa diperkirakan belum terlalu tinggi. Lonjakan penumpang justru diprediksi terjadi pada 30 Maret, mengingat jadwal kedatangan kapal berikutnya baru berlangsung pada awal April.

“Belum terlalu ramai. Puncaknya kemungkinan Senin depan, karena setelah itu kapal berikutnya baru tiba di bulan April,” jelasnya.

Mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, Pelni memastikan kesiapan operasional telah dilakukan sejak awal masa mudik. Tim satuan tugas (satgas) tetap disiagakan untuk menjamin kelancaran dan keamanan pelayanan.

“Seluruh tim satgas masih bekerja untuk memfasilitasi penumpang yang tiba di Batam,” kata Edwin.

Sebelumnya, puncak arus mudik melalui Pelabuhan Batu Ampar tercatat terjadi pada Kamis (19/3), dengan jumlah keberangkatan mencapai 3.634 penumpang menuju Belawan menggunakan KM Kelud.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi selama periode mudik tahun ini. Pada hari yang sama, kapal juga tiba dari Jakarta sekitar pukul 07.00 WIB dengan membawa 1.741 penumpang yang turun di Batam.

Sejak pagi, terminal penumpang dipadati calon pemudik dengan berbagai barang bawaan. Meski terjadi kepadatan, arus pergerakan tetap berjalan tertib berkat pengawasan petugas pelabuhan dan aparat keamanan.

Edwin memastikan seluruh proses embarkasi dan debarkasi selama arus mudik berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar, baik operasional kapal maupun pengaturan penumpang di pelabuhan,” tutupnya. (*)

Editor : Jamil Qasim