Batampos – Kedondong adalah salah satu buah tropis yang mudah tumbuh di Indonesia. Rasanya yang asam segar dan kandungan nutrisinya yang tinggi membuat banyak orang tertarik menanam kedondong sendiri di rumah.
Ada pun cara menanam kedondong, ternyata cukup mudah dan cocok untuk pemula yang ingin mulai berkebun di pekarangan.
Berikut ini panduan lengkap cara menanam kedondong di rumah, mulai dari pemilihan bibit hingga perawatannya, seperti dikutip dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu Tropika), Kementerian Pertanian RI, yakni:
- Pilih Jenis Kedondong yang Ingin Ditanam
Ada dua jenis kedondong yang umum dikenal:
- Kedondong lokal: Buah kecil, berduri di dalam, cita rasa lebih asam.
- Kedondong bangkok (ambarella): Ukuran buah lebih besar, daging lebih tebal, dan biji lebih halus.
Bagi pemula, kedondong bangkok lebih disarankan karena pertumbuhannya lebih cepat dan hasil buahnya melimpah.
- Siapkan Bibit dari Biji atau Cangkok
Ada dua cara utama mendapatkan bibit kedondong:
- Dari biji: Ambil biji dari buah kedondong yang matang, cuci bersih, dan keringkan.
- Dari hasil cangkok atau stek batang: Lebih cepat berbuah dan kualitasnya mirip induknya. Bisa dibeli di toko pertanian atau penjual bibit.
Bibit hasil cangkok lebih cocok untuk ditanam di pot atau halaman rumah karena lebih cepat tumbuh dan berbuah.
- Gunakan Media Tanam yang Subur dan Gembur
Siapkan campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1. Kedondong menyukai tanah yang subur, gembur, dan tidak tergenang air.
Jika menanam di pot besar, pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik untuk mencegah akar busuk.
- Waktu Penanaman Terbaik
Tanam kedondong di awal musim hujan, karena tanaman ini membutuhkan banyak air di fase awal pertumbuhannya. Namun, pastikan lokasi tanam mendapat cukup sinar matahari minimal 6 jam per hari.
- Perawatan Rutin agar Cepat Berbuah
- Penyiraman: Lakukan setiap hari saat pagi atau sore hari, terutama saat musim kemarau.
- Pemupukan: Gunakan pupuk organik (kompos atau pupuk kandang) setiap 2–3 minggu sekali.
- Pemangkasan: Pangkas daun atau cabang yang kering dan tidak produktif untuk merangsang pertumbuhan buah.
- Pengendalian hama: Waspadai ulat daun dan kutu putih. Gunakan pestisida alami seperti larutan bawang putih jika perlu.
Tanaman kedondong hasil cangkok biasanya mulai berbuah dalam waktu 1–2 tahun.
Dengan perawatan sederhana dan lingkungan yang sesuai, pohon kedondong bisa tumbuh subur bahkan di pekarangan sempit atau pot besar. Selain memberikan manfaat kesehatan, pohon kedondong juga bisa menambah keasrian rumah. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak