Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Penuhi Standar IPAL dan SLHS, SPPG Senggarang Ditutup

M
Penulis: Mohamad Ismail❯
SPPG di Tanjungpinang ditutup setelah ketahuan masalah sistem IPAL. F. Mohamad Ismail/Batam Pos
SPPG di Tanjungpinang ditutup setelah ketahuan masalah sistem IPAL. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

Advertisement

batampos – Satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Senggarang, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), ditutup karena belum memenuhi sejumlah persyaratan operasional.

Penutupan dilakukan setelah Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menemukan sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di SPPG tersebut belum sesuai ketentuan.

Selain persoalan IPAL, SPPG tersebut juga belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan. Karena itu, operasional SPPG dihentikan sementara hingga seluruh persyaratan, termasuk SLHS dan sistem IPAL, dipenuhi sesuai standar.

Advertisement

"Di Kepri sudah ada dua SPPG yang tutup. Kemarin ada di daerah Natuna dan Tanjungpinang yang IPAL-nya tidak benar," kata Nyanyang di Tanjungpinang, Rabu (16/9).

Nyanyang menjelaskan, SPPG yang belum melengkapi SLHS tidak diperbolehkan melanjutkan operasional. Menurutnya, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Riau dan Kepri juga telah menginstruksikan agar SPPG yang masih memiliki persoalan administrasi maupun teknis ditutup sementara.

Selain SLHS dan IPAL, pemerintah juga menyoroti sumber air yang digunakan dalam operasional SPPG. Nyanyang menegaskan, sumber air harus jelas dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Advertisement

"Sumber airnya memang harus ada standardisasinya. Kalau sumber bor, ataupun air dari mana harus ada," tegasnya.

Ia meminta seluruh pengelola SPPG memastikan fasilitas dan proses operasional memenuhi ketentuan BGN. Hal tersebut penting untuk menjaga kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mencegah potensi gangguan kesehatan bagi penerima manfaat.

"Karena ini adalah untuk keberlangsungan anak-anak kita semuanya. Jangan sampai nanti program ini berjalan terus, tetapi tidak maksimal," pungkasnya. (*)

Advertisement
Editor : Jamil Qasim

Artikel Terkait

Sembilan SPPG di Bintan Sempat Disuspend karena Tak Unggah LPDH

Sembilan SPPG di Bintan Sempat Disuspend karena Tak Unggah LPDH

Sebanyak sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bintan sempat dihentikan operasionalnya.

BGN Beberkan Penyebab Dana Dapur MBG Tak Cair, Ada Masalah Data Penerima

BGN Beberkan Penyebab Dana Dapur MBG Tak Cair, Ada Masalah Data Penerima

BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak cair.

Lima Dapur MBG di Batam Belum Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi

Lima Dapur MBG di Batam Belum Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi

Sebanyak 133 dari 138 SPPG yang pernah beroperasi di Batam telah mengantongi SLHS hingga 6 Oktober 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer