Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bupati Anambas Ingatkan Kontraktor Revitalisasi Pasar Loka, Ini Pasalnya

Ihsan Imaduddin • Selasa, 8 April 2025 | 06:00 WIB
Bupati Anambas, Aneng saat berdiskusi dengan perwakilan kontraktor, Kusno Sujarwadi ketika meninjau progres pembangunan revitalisasi Pasar Loka Tarempa.
Bupati Anambas, Aneng saat berdiskusi dengan perwakilan kontraktor, Kusno Sujarwadi ketika meninjau progres pembangunan revitalisasi Pasar Loka Tarempa.

batampos- Pengerjaan pembangunan revitalisasi Pasar Loka Tarempa mendapat sorotan tajam dari Bupati Anambas, Aneng.

Hal ini dikarenakan pengerjaannya terkesan lamban. Padahal proyek ini telah dikerjakan sejak Oktober 2024 lalu.

Namun sampai awal April tahun ini, progres pekerjaannya baru sebatas memasang pondasi bangunan. Sedangkan Pasar Loka ini ditarget rampung pada Agustus mendatang.

"Pondasinya juga tidak sesuai perencanaan awal. Di awal kan pakai bor pile. Tapi kenyataannya kontraktor memasang pondasi bangunan dengan cincin sumur," ujar Aneng, Senin, (7/4).

Selain itu, Aneng mengingatkan kepada kontraktor agar pengerjaan tidak asal-asalan atau asal siap. Menurutnya, jika pekerjaan tak sesuai perencanaan akan membawa dampak buruk masyarakat.

"Semestinya bangunan ini harus bisa bertahan puluhan tahun. Bukan dipakai sesaat saja. Kita pikirkan untuk anak cucu kita nanti, yang penting kualitas harus bagus dan sesuai perencanaan," tegas Aneng.

Melihat kondisi pekerjaan yang belum maksimal, ia pesimis jika Pasar Loka Tarempa ini tepat waktu. Maka dari itu, Aneng mendorong kontraktor untuk serius bekerja agar pembangunan ini dapat terjalan dengan baik.

"Kalau sudah selesai bisa menjadi roda pergerakan ekonomi. Tidak hanya itu, pasar ini jadi daya tarik wisatawan karena berada langsung di pintu masuk Tarempa," kata Aneng.

Sementara itu, perwakilan kontraktor PT Triderrick Sumber Makmur, Kusno Sujarwadi saat dikonfirmasi, membenarkan perihal sorotan dari Bupati Anambas.

Menurutnya, sorotan ini merupakan hal yang wajar. Namun, ia menegaskan ada kesalahpahaman antara Bupati dengan pihaknya.

"Untuk pondasi bangunan, sebenarnya kita sudah konsultasi dengan ahli bahkan sudah disetujui oleh Kementrian PUPR. Cuma karena Bupati belum mendapatkan informasi jadi beliau bertanya kepada kami," kata Kusno.

Agar kesalahpahaman tidak terulang kembali, Kusno telah mengirimkan utusannya untuk memberikan data terkait pembangunan Pasar ke Bupati melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag).

Kusno juga optimis pengerjaan Pasar Loka Tarempa akan berjalan dengan baik. Apalagi, pihaknya telah mengusulkan ke Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kepulauan Riau untuk penambahan waktu pengerjaan.

"Insya allah sudah kita minta penambahan waktu, semulanya Agustus ditargetkan rampung menjadi November. Semoga pengerjaan berjalan baik dan pasar ini jadi sumber perputaran ekonomi masyarakat kedepannya," kata Kusno Sujarwadi.

Perlu diketahui, proyek revitalisasi ini merupakan bantuan dari Kementrian PUPR dengan nilai anggaran Rp 27 Miliar. Nantinya, pasar loka Tarempa akan berdiri 3 lantai. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#pasar loka