Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Beroperasi di Gedung Baru, Ups! Bupati Temukan RSUD Tarempa Kotor

Ihsan Imaduddin • Senin, 6 April 2026 | 15:45 WIB
BUPATI Kepulauan Anambas, Aneng meninjau ruang kerja pegawai RSUD Tarempa, Senin (6/4/2026). Bupati menemukan sampah botol mineral yang berserakan di lantai dan bawah meja kerja pegawai. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
BUPATI Kepulauan Anambas, Aneng meninjau ruang kerja pegawai RSUD Tarempa, Senin (6/4/2026). Bupati menemukan sampah botol mineral yang berserakan di lantai dan bawah meja kerja pegawai. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Batampos -  Seluruh pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa resmi dipindahkan ke gedung baru di Tanjung Momong, Tarempa Timur, Senin (6/4/2026) hari ini.RS dengan fasilitas kesehatan yang lebih modern di Kabupaten Kepulauan Anambas kini hadir.

Sebelumnya, pelayanan RSUD Tarempa masih dilakukan di gedung lama di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tarempa. Dengan adanya perpindahan ini, seluruh aktivitas pelayanan kesehatan kini terpusat di lokasi yang baru.

Pemindahan pelayanan dilakukan secara bertahap supaya tidak mengganggu pelayanan masyarakat. Sejumlah peralatan medis dan administrasi turut dipindahkan agar pelayanan tetap berjalan optimal sejak hari pertama operasional.

Baca Juga: Relaksasi SPT Tahunan, DJP Hapus Sanksi hingga 30 April 2026

Gedung baru RSUD Tarempa merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui program Public Health and Treatment Center (PHTC). Program ini bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan di daerah, khususnya wilayah kepulauan dan perbatasan.

Dengan adanya gedung baru ini, RSUD Tarempa kini memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan modern. Mulai dari ruang rawat inap, instalasi gawat darurat, hingga peralatan medis yang lebih memadai untuk menunjang pelayanan kepada pasien.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan, beroperasinya gedung baru ini merupakan langkah awal dalam pembenahan layanan kesehatan di daerah tersebut.

“Pelayanan di gedung baru ini merupakan langkah awal kita untuk membenahi sistem layanan kesehatan agar semakin baik dan maksimal bagi masyarakat,” kata Aneng.

Meski gedung baru telah mulai digunakan, Aneng menegaskan, pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam hal pemenuhan tenaga kesehatan.

Baca Juga: Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Batch 2, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

Ia menyebutkan, saat ini RSUD Tarempa masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan, khususnya dokter. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar pelayanan dapat berjalan seimbang dengan fasilitas yang tersedia.

Mengatasi kekurangan tersebut, pemerintah daerah terus menjalin kerja sama dengan berbagai universitas. Kerja sama ini dilakukan untuk mendatangkan dokter intership maupun peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

“Jangan sampai ada gedung baru, alat kesehatan baru tetapi sumber daya manusia kurang. Nanti kita benahi,” jelas Aneng.

Selain menyoroti kekurangan tenaga medis, Aneng juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit. Ia menilai masih ada kekurangan dalam hal kedisiplinan pegawai terkait kebersihan.

Hal tersebut terlihat dari kondisi beberapa ruangan yang masih kotor. Lantainya belum dibersihkan, serta adanya sampah seperti botol air mineral yang berserakan di area kerja pegawai. Menurutnya, kondisi ini tidak mencerminkan standar kebersihan rumah sakit.

“Jangan seperti ini lagi, sampah ada di lantai. Sebaiknya sampah langsung dibuang ke tempatnya. Ini kan rumah sakit, orang sakit pada ke sini. Harus bersih lah,” kata Aneng.

Lebih lanjut, Aneng juga meminta kepada seluruh pegawai RSUD untuk tidak membawa anak ke tempat kerja. Ia menilai hal tersebut dapat mengganggu pelayanan serta berisiko bagi keselamatan anak.

Menurutnya, rumah sakit merupakan area dengan risiko tinggi, sehingga tidak cocok dijadikan tempat bagi anak-anak untuk beraktivitas selama orang tua bekerja.

“Kerjalah dengan serius, layan masyarakat dengan baik tanpa diskriminasi,” pungkas Aneng. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#anambas #Bupati Aneng #rsud tarempa