batampos – Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam memperkuat kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan media gathering yang digelar di Aula KPU Bea Cukai Batam, Kamis (26/6). Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka guna mendukung penyampaian informasi kepabeanan secara akurat, transparan, dan berimbang kepada masyarakat.
Kegiatan dibuka Kepala Seksi Hubungan Masyarakat KPU Bea Cukai Batam, Mujiono, yang memaparkan tugas dan fungsi Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI). Ia menegaskan peran kehumasan tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga menjadi penghubung antara institusi dengan media massa.
Kepala Bidang BKLI Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, mengatakan media memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi mengenai pelayanan, pengawasan, hingga penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai.
Baca Juga: Polresta Barelang Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai Rp1,2 Miliar yang Disamarkan dalam Produk Bayi
"Media merupakan mitra strategis Bea Cukai dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi wartawan yang membutuhkan konfirmasi maupun data terkait tugas dan fungsi kepabeanan dan cukai," ujar Setiawan.
Dalam kesempatan tersebut, Bea Cukai Batam juga memperkenalkan Operasi ASAP (Amankan Sumber Asal Penerimaan), yakni strategi pengawasan yang difokuskan untuk menjaga sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai.
Menurut Setiawan, operasi tersebut dijalankan melalui pengawasan berbasis analisis risiko terhadap aktivitas impor, ekspor, serta pemanfaatan berbagai fasilitas kepabeanan. Langkah itu bertujuan memastikan seluruh kewajiban kepabeanan dipenuhi sesuai ketentuan sekaligus mencegah potensi pelanggaran yang dapat merugikan negara.
"Melalui Operasi ASAP, kami berupaya mengidentifikasi potensi pelanggaran sejak dini agar penerimaan negara tetap terjaga," katanya.
Selain mengedepankan aspek pengawasan dan penindakan, Bea Cukai Batam juga menekankan pentingnya edukasi kepada pelaku usaha. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pengguna jasa sekaligus meminimalkan potensi kebocoran penerimaan negara.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Batam Tegaskan Tidak Ada Batas Maksimal Rawat Inap Peserta JKN
Setiawan berharap sinergi dengan media terus diperkuat sehingga berbagai informasi mengenai kebijakan, pelayanan, maupun pengawasan kepabeanan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang.
"Melalui komunikasi yang baik dengan media, kami berharap masyarakat semakin memahami tugas dan fungsi Bea Cukai serta pentingnya kepatuhan dalam mendukung penerimaan negara," tutupnya. (*)
Editor : M Tahang