Lagi, Perbaikan Pipa Bocor Ganggu Suplai Air, Air Batam Hilir Target Segera Normal Kembali
Eusebius Sara• Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:30 WIB
Situasi perbaikan pipa air bersih yang mengakibatkan suplai air terganggu di Seibeduk. F Ist untuk Batam Pos
Batampos – Suplai air bersih ke sejumlah kawasan di Kecamatan Sei Beduk mengalami gangguan sementara akibat perbaikan kebocoran pipa distribusi utama berdiameter DCIP 200 milimeter di jalur Piayu, Sabtu (4/7/2026).
Meski begitu, Air Batam Hilir (ABHi) memastikan perbaikan dilakukan secepat mungkin agar pasokan air kepada pelanggan segera kembali normal.
Gangguan pelayanan yang terjadi berupa aliran air mengecil hingga tidak mengalir selama proses pekerjaan berlangsung. Wilayah yang terdampak meliputi Rusun Piayu, Perum GMP, Permata Asri, Panatra Mas, Pasar Pancur, Kavling Pancur, dan kawasan sekitarnya.
Humas Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, mengatakan perbaikan dilakukan karena kebocoran pada pipa utama harus segera ditangani agar tidak mengganggu sistem distribusi air lebih luas.
"Tim teknis saat ini sedang melakukan perbaikan di lokasi kebocoran. Kami berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin sehingga suplai air kepada pelanggan dapat kembali normal," ujar Ginda.
Menurutnya, selama proses perbaikan berlangsung, pelanggan di wilayah terdampak diimbau mengantisipasi kebutuhan air bersih dengan menampung air secukupnya. Setelah pekerjaan selesai, aliran air tidak langsung normal karena membutuhkan waktu untuk pengisian jaringan dan penyesuaian tekanan.
Ginda menjelaskan, normalisasi distribusi dilakukan secara bertahap agar tekanan air di seluruh jaringan kembali stabil. Oleh sebab itu, pelanggan diminta bersabar apabila masih mengalami tekanan air rendah beberapa saat setelah pekerjaan selesai.
Air Batam Hilir terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan dan akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat apabila terdapat perubahan kondisi maupun estimasi waktu pemulihan layanan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Terima kasih atas pengertian dan kerja sama masyarakat. Kami berkomitmen mempercepat proses perbaikan sehingga suplai air bersih dapat kembali melayani pelanggan secara optimal," tutup Ginda. (*)