Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Penyu Sisik Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Senggiling, Teluk Sebong Bintan

Slamet Nofasusanto • Selasa, 3 Februari 2026 | 12:30 WIB

 

WARGA menemukan penyu sisik mati terdampar di Pantai Senggiling, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, pada Minggu (1/2/2026) sore. F.Robby untuk Batam Pos
WARGA menemukan penyu sisik mati terdampar di Pantai Senggiling, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, pada Minggu (1/2/2026) sore. F.Robby untuk Batam Pos

Batampos - Seekor penyu sisik ditemukan mati terdampar di Pantai Senggiling, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, pada Minggu (1/2/2026) sore. Penemuan ini kembali menyoroti ancaman serius terhadap ekosistem laut di wilayah pesisir Bintan.

Salah seorang warga yang menemukan penyu tersebut, Robby, mengatakan penyu sisik itu memiliki panjang sekitar 50 sentimeter dengan berat diperkirakan mencapai 10 kilogram.

Robby menduga penyu tersebut mati akibat menelan sampah plastik sebelum akhirnya terdampar ke pantai karena kuatnya ombak laut di musim angin utara.

“Dalam Januari saja sudah ada lima ekor penyu yang ditemukan mati. Salah satunya ditemukan tim kami di kawasan Bintan Lagoon kemarin,” ujar Robby.

Baca Juga: Karung Berisi Minyak Hitam Ditemukan di Pantai Trikora

Ia menambahkan, bangkai penyu tersebut telah dikuburkan guna mencegah pencemaran udara di sekitar lokasi penemuan.

Selain ancaman sampah plastik, Robby juga menyoroti maraknya pencemaran limbah minyak hitam yang mencemari perairan dan pantai di wilayah tersebut. Menurutnya, banyak karung berisi limbah minyak hitam yang ditemukan terdampar di laut maupun di sepanjang pantai.

“Limbah minyak hitam memang sering muncul saat musim angin utara,” katanya.

Robby mengimbau masyarakat pesisir serta para pekerja kapal agar tidak membuang sampah ke laut karena berdampak langsung terhadap kelangsungan hidup biota laut, khususnya penyu.

“Penyu sering mengira sampah plastik yang mengapung sebagai ubur-ubur atau krustasea, yang merupakan makanan mereka,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#penyu sisik #teluk sebong bintan