Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Takut PKH Hilang, Lansia Ini Pilih Bertahan di Rumah yang Nyaris Ambruk

Slamet Nofasusanto • Senin, 4 Mei 2026 | 20:20 WIB
KIM Leng,90, kakek berusia 90 tahun yang hidup sebatang kara saat ditemui di rumahnya di Desa Sebong, Lagoi, kemarin. F Slamet Nofasusanto/Batam Pos
KIM Leng,90, kakek berusia 90 tahun yang hidup sebatang kara saat ditemui di rumahnya di Desa Sebong, Lagoi,. F Slamet Nofasusanto/Batam Pos

Batampos - Kim Leng, lansia 90 tahun memilih tetap bertahan di rumah nyaris ambruk di Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong. 

Ia menolak ajakan Dinas Sosial (Dinsos) Bintan untuk pindah dan tinggal bersama anaknya karena takut bantuan yang selama ini diterima hilang. 

Pekerja sosial ahli muda Dinsos Kabupaten Bintan, Roro Novi mengatakan, pihaknya sudah turun langsung ke rumah Kim Leng. Dinsos juga sudah menyarankan agar kakek Kim Leng tinggal bersama anaknya. 

"Kita sudah bujuk tapi tetap kakek Kim Leng tidak mau tinggal bersama anaknya karena berbagai permasalahan," kata Roro, Senin (4/5/2026). 

Anak Kim Leng juga sudah beberapa kali mengajak ayahnya tinggal bersama di daerah Kampung Lome, Kecamatan Toapaya karena melihat kesehatan ayahnya. 

Baca Juga: Batam Bebaskan PBB NJOP Rendah

Namun, kakek Kim Leng tetap memilih bertahan di rumah yang kondisinya memprihatinkan itu.

Selain itu, alasan lain kakek Kim Leng enggan pindah adalah khawatir bantuan sosial yang selama ini diterima akan hilang. 

Kim Leng tercatat sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako dan sumbangan dari warga dan pemerintah desa. 

"Dia takut kalau dia pindah ke rumah anaknya maka semua bantuan itu akan hilang," kata Roro. 

Baca Juga: Ada 380 Ekor Sapi untuk Kebutuhan Kurban di Anambas

Roro menjelaskan, penerima manfaat PKH masih mungkin menerima bantuan meski sudah pindah alamat. Namun, prosesnya tidak ditentukan Dinsos. 

"Memang butuh proses dan penentuan bukan di kami (Dinsos) karena kakek Kim Leng penerima PKH dari Kemensos," ujar Roro. 

Dua alasan itu membuat Kim Leng tetap tinggal di rumah dengan status menumpang seorang diri, meski kondisinya memprihatinkan. 

Meski Kim Leng menolak pindah, ia memastikan Dinsos sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk terus memantau kondisi Kim Leng. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Kisah Kim Leng #bintan #program keluarga harapan (pkh)