Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global, Dolar AS dan SGD Makin Perkasa

Juliana Belence • Rabu, 3 Juni 2026 | 16:15 WIB
Ilustrasi mata uang. (Freepik)
Ilustrasi mata uang. (Freepik)

batampos - Pergerakan nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian pelaku pasar dan masyarakat. Mata uang Indonesia masih menghadapi tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan dolar Singapura (SGD).

Kondisi ini membuat kurs rupiah bergerak di dekat level terlemah dalam beberapa tahun terakhir yang memunculkan kekhawatiran terhadap dampaknya pada sektor perdagangan, investasi, hingga biaya perjalanan ke luar negeri.

Menurut pantauan Batam Pos pada Rabu (3/6), mata uang Rupiah berada di level Rp17.935 per dolar AS, sementara terhadap dolar Singapura berada di level Rp14.004.

Angka tersebut menunjukkan rupiah masih bertahan di dekat level terlemahnya sepanjang tahun 2026. Pelemahan rupiah tidak hanya terjadi terhadap dolar AS dan dolar Singapura.

Sentimen negatif terhadap rupiah saat ini merupakan yang tertinggi sejak 2022. Investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko di negara berkembang dan beralih ke instrumen yang dianggap lebih aman.

Baca Juga: Batam Terjepit Kenaikan Biaya Produksi dan Lesunya Investasi Akibat Rupiah Melemah

Berdasarkan data kurs referensi Bank Indonesia pada Rabu (3/6), kurs dolar AS berada di kisaran Rp17,773.69, Dolar Singapura pada kisaran Rp13,906.34.

Dolar Singapura memperoleh dukungan dari fundamental ekonomi yang relatif kuat dan kebijakan moneter yang menjaga stabilitas nilai tukar. 

Kondisi tersebut membuat SGD menjadi salah satu mata uang Asia yang tetap menarik di mata investor ketika volatilitas pasar global meningkat.

Para analis memperkirakan pergerakan rupiah dalam beberapa waktu ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, perkembangan konflik geopolitik global, serta kondisi harga komoditas energi dunia.(*)

Editor : Juliana Belence
#mata uang #USD #SGD #rupiah