Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Rupiah Tertekan! Kurs Dolar AS Menembus Rp18.000 di Pasar

Juliana Belence • Kamis, 4 Juni 2026 | 09:45 WIB
Uang. (Freepik)
Uang. (Freepik)

batampos - Rupiah kembali menjadi sorotan setelah nilai tukarnya terhadap dolar Amerika Serikat berhasil menembus level Rp18.000 pada Kamis (4/6), pukul 04.55 WIB. Situasi memicu perhatian pasar karena angka menjadi salah satu level psikologis yang paling diperhatikan sepanjang tahun 2026.

Investor global cenderung mengurangi eksposur pada mata uang negara - negara pengimpor minyak, termasuk Indonesia, akibat penguatan dolar AS dan lonjakan harga energi dunia. 

Kondisi ini membuat tekanan terhadap rupiah semakin besar meskipun Bank Indonesia telah melakukan intervensi dan menaikkan suku bunga acuan.

Menurut pantauan Batam Pos pada Kamis (4/6), mata uang Rupiah berada di level Rp17.978 per dolar AS, sementara terhadap dolar Singapura berada di level Rp14.010.

Level Rp18.000 menjadi batas psikologis terlemah rupiah dalam sejarah modern. Sejumlah analis bahkan telah merevisi proyeksi USD/IDR akhir 2026 ke kisaran sedikit di atas Rp18.000 apabila tekanan eksternal dan sentimen pasar terhadap Indonesia belum membaik.

Baca Juga: Rupiah Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global, Dolar AS dan SGD Makin Perkasa

Berdasarkan data kurs referensi Bank Indonesia pada Kamis (4/6), kurs dolar AS berada di kisaran Rp17.841,35, Dolar Singapura pada kisaran Rp13.923,33. 

Rupiah menyentuh Rp18.000 merupakan salah satu mimpi gelap bagi Indonesia. Rp18.000 menjadi salah satu topik trending di media sosial X.

Pelemahan rupiah juga berdampak pada pasar saham dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,1% hingga menyentuh level terendah dalam 14 bulan. 

Masyarakat berpotensi menghadapi kenaikan harga barang impor serta meningkatnya risiko inflasi akibat melemahnya nilai tukar mata uang domestik.(*)

Editor : Juliana Belence
#dolar Singapura #dolar Amerika Serikat #mata uang #rupiah