Pesawat Qantas Tempuh 23.075 Km Tanpa Henti dalam 24 Jam, Siap Layani Rute Sydney-London

Putut Ariyo • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 17:06 WIB
Airbus A350-1000ULR menyelesaikan penerbangannya dari Melbourne ke Toulouse dalam waktu 24 jam 24 menit. (Sumber: Airbus)
Airbus A350-1000ULR menyelesaikan penerbangannya dari Melbourne ke Toulouse dalam waktu 24 jam 24 menit. (Sumber: Airbus)

batampos – Maskapai Australia Qantas berhasil menyelesaikan uji terbang pesawat Airbus A350-1000ULR yang dipersiapkan untuk melayani penerbangan langsung antara Australia dan Eropa. Pesawat tersebut terbang selama 24 jam 24 menit tanpa henti, menempuh jarak sekitar 23.075 kilometer dari Melbourne menuju Toulouse, Prancis.

Penerbangan uji coba itu merupakan bagian dari Project Sunrise, program Qantas yang akan menghadirkan layanan penerbangan nonstop dari Sydney ke London mulai 2027. Jika resmi beroperasi, rute tersebut akan menjadi penerbangan komersial penumpang terpanjang di dunia.

Airbus menyebut pesawat yang digunakan telah dimodifikasi dengan tangki bahan bakar tambahan berkapasitas 20.000 liter, sehingga mampu terbang dalam durasi sangat panjang tanpa perlu mengisi bahan bakar.

Perjalanan tersebut juga menarik perhatian publik. Platform pelacak penerbangan Flightradar24 mencatat lebih dari 3,6 juta orang mengikuti pergerakan pesawat secara langsung, menjadikannya penerbangan dengan jumlah pelacak terbanyak kedua dalam sejarah platform tersebut. Posisi pertama masih dipegang penerbangan yang membawa jenazah Ratu Elizabeth II pada 2024.

Dalam uji coba ini, pesawat terbang dari Melbourne menuju Toulouse melalui jalur utara yang melintasi Kanada sebelum tiba di fasilitas Airbus di Prancis.

Qantas telah memesan 12 unit Airbus A350-1000ULR yang dirancang khusus untuk menghubungkan pesisir timur Australia dengan London dan New York dalam waktu sekitar 20 jam, tergantung kondisi cuaca dan rute penerbangan.

Pesawat pertama dijadwalkan mulai diterima Qantas pada April 2027. Setiap pesawat memiliki kapasitas 238 penumpang dengan konfigurasi yang dirancang untuk penerbangan jarak ultra-jauh.

Maskapai tersebut menargetkan penerbangan langsung Sydney–London dapat beroperasi setiap hari mulai Oktober 2027, mengubah perjalanan yang dahulu membutuhkan beberapa kali transit menjadi satu penerbangan tanpa henti. (*)

Editor : Putut Ariyo
Qantas Airbus A350-1000ULR Project Sunrise Sydney London penerbangan