Polisi Telusuri Video Promosi Spa Viral yang Resahkan Masyarakat

Eusebius Sara • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 19:31 WIB
Plh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Barelang, AKP Ade Putra
Plh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Barelang, AKP Ade Putra

batampos – Video promosi sebuah spa di Batam yang menampilkan sejumlah perempuan berpakaian minim dan viral di media sosial mendapat perhatian aparat kepolisian serta Pemerintah Kota Batam. Konten yang diunggah melalui akun Instagram @luxorspabatam itu dinilai berpotensi melanggar norma kesusilaan dan memicu keresahan masyarakat.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polresta Barelang, AKP Ade Putra, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kasatreskrim, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan awal.

Baca Juga: Dikejar Warga dan Polisi, Jambret HP Juru Parkir di Batam Ditangkap

"Kami melakukan cross check dan berkoordinasi dengan Polsek Batam Kota," ujar Ade Putra, Senin (3/8).

Menurutnya, penyelidikan dilakukan untuk memastikan fakta di lapangan sekaligus mendalami ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam konten promosi yang beredar luas di media sosial.

Video tersebut sebelumnya diunggah melalui akun Instagram resmi @luxorspabatam. Tak lama setelah menjadi viral dan menuai kritik dari masyarakat, unggahan itu kemudian dihapus oleh pengelola akun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, spa tersebut memiliki sekitar 18 ruang perawatan dengan jumlah terapis perempuan lebih dari 20 orang. Tempat usaha itu juga menawarkan sejumlah paket layanan dengan tarif berkisar antara Rp1,3 juta hingga Rp1,7 juta.

Baca Juga: BGN Copot 137 Kepala SPPG di Seluruh Indonesia, Tegaskan Zero Tolerance pada Pelanggaran MBG

Selain kepolisian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam juga bergerak cepat menindaklanjuti polemik tersebut.

Kepala Disparbud Kota Batam, Ardi Winata, mengatakan pihaknya telah memanggil manajemen Luxor Spa untuk meminta klarifikasi terkait video promosi yang viral.

Menurut Ardi, pihak manajemen mengakui video tersebut diunggah melalui akun resmi perusahaan dan telah menghapusnya setelah menuai reaksi dari masyarakat.

"Mereka mengakui itu diunggah melalui akun resmi mereka, mengakui kekeliruan, dan telah menghapus postingan tersebut. Langkah awal kami adalah memberikan peringatan dan pembinaan," kata Ardi.

Disparbud menegaskan pembinaan dilakukan agar materi promosi pelaku usaha pariwisata tetap mematuhi norma, etika, dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Manajer Luxor Spa and Massage Batam, Alvi, juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia mengakui adanya kelalaian dalam proses unggahan materi promosi yang kemudian menimbulkan polemik.

Hingga kini, Polresta Barelang masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum. Di sisi lain, Disparbud memastikan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas promosi pelaku usaha pariwisata agar tetap sesuai dengan aturan dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (*)

Editor : Jamil Qasim
Promosi Spa Viral Polisi Telusuri