batampos - Lapor, Pak Wali. Warga Nongsa hingga saat ini masih terganggu dengan aktivitas truk besar bermuatan tanah tanpa penutup. Jalan berdebu saat terik, bila hujan berlumpur. Kondisi jalan pun mulau ada yang rusak di beberapa titik.
Di jalan Padjajaran misalnya. Jalan ini baru berusia satu tahun, sudah banyak yang retak. Hal itu karena aktifitas puluhan truk yang hampir setiap saat lalu lalang bermuatan tanah.
"Sepertinya tak ada yang mereka takuti, karena beraktivitas dengan bebas. Padahal truk besar melaju kencang tanpa penutup hilir mudik, tapi tak ada tindakan sedikit pun dari pihak berwenang," ujar Ima, warga Nongsa.
"Pagi, siang, sore malam mereka tetap bertaktifitas. Kadang jam jemput anak sekolah mereka melaju kencang dan menerbangkan debu tanah, karena tanpa penutup," ungkapnya.
Hal senada dikeluhkan Icha,warga Nongsa. Karena aktifitas truk besar itu sudah sangat menganggu pengendara yang melintas.
"Kami yang bawa motor jadi was-was, sebab mereka juga melaju kencang," ujar Icha.