Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hasil Pecah Kaca Mobil Dipakai Pelaku Beli Mobil dan Berfoya-foya

Yofie Yuhendri • Jumat, 4 Oktober 2024 | 08:10 WIB
Anggota Unit Reskrim Polsek Bintan Utara mengamankan satu pelaku pencurian dengan modus pecah kaca di Batam, yang ditangkap di daerah Lobam Bestari, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Senin (30/9)
Anggota Unit Reskrim Polsek Bintan Utara mengamankan satu pelaku pencurian dengan modus pecah kaca di Batam, yang ditangkap di daerah Lobam Bestari, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Senin (30/9)

batampos- Pelaku pembobolan mobil dengan modus pecah kaca membagi hasil curiannya di Jembatan Barelang. Pelaku yang berjumlah 4 orang mendapatkan uang bervariasi, dari Rp 150-300 juta.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan usai membagikan hasil curian, para pelaku menggunakan uang tersebut untuk berfoya-fota dan membeli mobil.

“Dipakai foya-foya, dan beli mobil,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Kamis (3/10).

Ia menjelaskan pelaku memiliki modus membuntuti korban dari bank. Kemudian, kaca mobil tersebut dipecahkan menggunakan serpihan busi.

“Mengamati korban, dan melihat (uang) menyimpan di dalam mobil. Korban lengah, dan pelaku memecahkan kaca,” katanya.

Dalam kasus ini, polisi sudah menangkap seluruh pelaku dengan inisial EP, MA, FB, dan PB. Pelaku ditangkap di 3 lokasi, yakni Batam, Tanjung Pinang, dan Bintan.

“Seluruhnya sudah kita tangkap. Terakhir di Bintan,” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengimbau masyarakat yang membawa uang dengan jumlah banyak untuk meminta pengawalan kepolisian.

“Pengawalan ini tidak dipungut biaya, gratis,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, kasus pembobolan mobil dengan modus pecah kaca terjadi di Rumah Makan Tuah Poh Tie di Kompleks Sri Jaya Abadi, Lubukbaja. Pelaku berhasil membawa uang Rp800 juta yang disimpan kor­ban di dalam mobil menggunakan kantong kresek.

Pembobolan mobil ini terjadi di area parkir pada Senin (23/9) siang. Saat itu, korban yang merupakan pengusaha berini­sial A, tengah berada di dalam

Sebelum mobilnya dibobol, korban baru saja melakukan penarikan uang tunai dari bank. Diduga, pelaku yang berjumlah empat orang membuntuti korban. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#pecah kaca