Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hujan Deras Guyur Batam, BMKG Imbau Warga Waspada Banjir dan Angin Kencang

Ahmadi Sultan • Selasa, 12 Agustus 2025 | 08:45 WIB
Banjir menggenani  Jalan S. Parman, Seibeduk, Senin (11/8).
Banjir menggenani Jalan S. Parman, Seibeduk, Senin (11/8).

batampos - Kota Batam diguyur hujan deras sejak pagi hingga siang hari. Hujan ini melanda seluruh kecamatan di wilayah kota, menyebabkan sejumlah kawasan tergenang air dan mengganggu aktivitas warga, Senin (11/8).

Rony Pande, dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam, menjelaskan bahwa hujan deras ini disebabkan oleh tingginya kelembapan udara di lapisan atas atmosfer. Selain itu, adanya wilayah konvergensi atau pertemuan angin, serta pola shearline atau belokan angin di sekitar wilayah Kepulauan Riau, menyebabkan penumpukan massa udara yang sangat mendukung pembentukan awan hujan lebat.

“Potensi hujan ini diperkirakan berlangsung terutama pada pagi hingga siang hari ini,” kata Rony Pande kepada Batam Pos, Senin pagi (11/8).

Ia juga menambahkan bahwa meski hujan akan berangsur reda pada sore hari, masyarakat tetap harus mewaspadai kemungkinan perubahan cuaca yang cepat dan intensitas hujan yang bisa kembali meningkat.

Selain potensi hujan deras, Rony juga mengingatkan adanya kemungkinan kenaikan air laut yang dapat memperparah banjir di beberapa wilayah pesisir kota Batam. Kondisi ini menjadi perhatian khusus, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan dekat pantai.

Mengantisipasi kondisi tersebut, BMKG melalui Rony menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu. Khususnya saat hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir, warga diminta untuk menjauhi wilayah terbuka guna menghindari risiko tersambar petir.

“Begitu juga saat angin kencang melanda, sebaiknya menjauh dari pohon, bangunan, dan infrastruktur yang sudah rapuh atau berpotensi roboh,” ujar Rony. (*)

 

 

Reporter: M. Sya'ban

Editor : Ahmadi Sultan
#Waspada banjir dan longsor