batampos - Warga Botania, khususnya di Perumahan KDA Batam Center, mengeluhkan kualitas air dari Air Batam Hilir (ABH) yang dua bulan terakhir terlihat keruh. Beberapa warga bahkan terpaksa memasang saringan tambahan agar air bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Mariana Agustina, salah seorang warga, mengatakan masalah ini sudah berlangsung cukup lama. Setelah sempat membaik, kondisi air kembali keruh sejak dua bulan terakhir.
“Penyebab pastinya saya nggak tahu. Tapi sudah dua bulan ini mulai keruh lagi. Dulu saya pernah komplain sampai heboh, sempat bagus, tapi sekarang balik seperti ini,” ujar Mariana kepada Batam Pos, Senin (9/12) siang.
Ia mengaku harus menyaring air menggunakan kain berlapis agar bisa digunakan. Pada pagi hari air masih terlihat bening, namun menjelang sore atau malam berubah menjadi keruh kecokelatan.
“Keruh, Mas. Kalau disaring baru mendingan. Mas lihat sendiri saringannya, pagi saya pasang, malam sudah kuning begitu,” kata Mariana
Menanggapi keluhan warga, Humas ABH, Ginda Alamsyah, mengatakan pihaknya akan segera mengarahkan tim teknis ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Ada alamat lengkapnya? Supaya tim bisa langsung turun mengecek ke rumah warga yang mengalami keluhan,” ujarnya.
Ginda mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab air berubah warna. Ia menegaskan klarifikasi baru bisa diberikan setelah tim lapangan melakukan pemeriksaan sumber dan jalur distribusi air di kawasan tersebut.
“Nanti setelah tim cek lokasi, kami akan sampaikan apa penyebab pastinya,” kata Ginda. (*)
Editor : Tunggul Manurung