Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Prancis Desak Sidang Darurat DK PBB Terkait Operasi Militer Israel di Lebanon Selatan

JawaPos • Minggu, 31 Mei 2026 | 21:07 WIB
Ilustrasi Lebanon Selatan. (Antara/Anadolu)
Ilustrasi Lebanon Selatan. (Antara/Anadolu)

batampos - Prancis meminta digelarnya sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) sebagai respons atas operasi militer Israel di Lebanon selatan.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot pada Minggu (31/5) dalam wawancara dengan BFM TV.

“Saya telah meminta dilakukan sidang darurat Dewan Keamanan PBB,” ujar Barrot.

Ia menegaskan bahwa tindakan militer Israel di wilayah tersebut tidak dapat dibenarkan dan menyebutnya sebagai “kesalahan serius”.

Menurutnya, tidak ada alasan yang dapat membenarkan kelanjutan operasi militer Israel di Lebanon maupun perluasan penguasaan wilayah di negara tetangga tersebut.

 

Israel Perluas Operasi Militer di Lebanon Selatan

Sebelumnya, otoritas pertahanan Israel menyebut pasukan Israel (IDF) telah merebut Kastil Beaufort, sebuah lokasi strategis di Lebanon selatan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemudian memerintahkan perluasan operasi militer terhadap kelompok Hizbullah serta peningkatan kontrol di wilayah Lebanon selatan.

Langkah tersebut memperluas eskalasi konflik yang sebelumnya telah berlangsung di kawasan perbatasan.

Serangan Balasan Hizbullah

Di sisi lain, kelompok Hizbullah meningkatkan serangan roket ke sejumlah wilayah di Israel sebagai bentuk balasan.

Sirene serangan udara dilaporkan berbunyi di beberapa kota seperti Kiryat Shmona, Nahariya, Safed, dan Karmiel.

Komando Front Dalam Negeri Israel juga memperketat aturan keamanan, termasuk pembatasan aktivitas publik dan kegiatan pendidikan di wilayah utara. (*)

Editor : Putut Ariyo
#DK PBB #Lebanon Selatan #Hizbullah #prancis #Israel